KARAWANG - Bupati Karawang Dadang S Muchtar kembali mengingatkan kepada para rekanan pemborong jasa konstruksi untuk betul-betul memperhatikan kualitas pekerjaan.
Hal ini karena selama menjabat 2,5 tahun sebagai Bupati, dirinya tidak puas terhadap kinerja sebagian rekanan yang mutu pekerjaannya kurang baik. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Pembinaan Jasa Konstruksi di Aula Husni Hamid, Selasa (24/6/2008).
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa dirinya kurang puas terhadap sebagian besar rekanan yang mendapatkan proyek pembangunan gedung atau bangunan dan sebagian kecil terhadap rekanan proyek pembangunan dan rehabilitasi jalan. "Padahal bila semua standar baku proyek dilaksanakan maka mutu pekerjaan akan baik," jelasnya.
Bupati menambahkan, dirinya saat ini sedang mengkaji kembali hasil-hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan rekanan. Hal ini dalam rangka menggali dimana sebenarnya letak kelemahan yang mengakibatkan mutu pekerjaan yang kurang baik. Apakah kelemahan terletak pada pengawas, rekanan/pemborong, atau perhitungan proyek yang kurang tepat. "Saya tidak main-main, tetapi bila ada pemborong yang nakal akan saya seret ke kejaksaan," tegasnya.
Untuk itu, Bupati mengharapkan rekanan bekerja secara ikhlas sebagai ibadah dan tidak hanya mencari keuntungan semata. Hal ini karena nikmat dari Allah SWT bukan hanya berbentuk uang saja. "Harapan saya, kalau mau mencari untung silahkan, tetapi jangan berlebihan dan mengorbankan kualitas pekerjaan," tambahnya.
Bupati menambahkan agar rekanan juga dapat menyisihkan sejumlah keuntungannya sebagai nilai tambah dalam pembangunan di Kabupaten Karawang. Hal ini karena untuk mendapatkan proyek tidak ada lagi suap-menyuap. Dari nilai tambah tersebut dapat digunakan untuk perbaikan ruas-ruas jalan lainnya.
"Tolong titip hal ini karena tugas saya sebagai Bupati harus memotivasi, dan saya tidak mau ada bangunan seperti kantor kecamatan yang setahun sudah roboh,"
ujarnya.
Di sisi lain, Bupati juga mengharapkan agar para insinyur yang ada di Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya untuk dapat saling bersaing. Hal ini karena mereka merupakan kader-kader pemimpin pembangunan di masa yang akan datang. "Tunjukkan kerja yang baik dan jangan mikirin yang lain dulu karena ini merupakan salah satu kelemahan kita di Pemda," pesannya seraya menambahkan bahwa dirinya saat ini kesulitan mencari kader-kader pemimpin yang kompeten untuk ditempatkan di Dinas Bina Marga dan Cipta Karya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengendalian Program (Dalprog) Setda Kabupaten Karawang Tatang Yudianto dalam laporannya menyebutkan bahwa maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan jasa konstruksi di Pemerintah Kabupaten Karawang guna mendukung Visi dan Misi Kabupaten Karawang.
Materi-materi yang akan disampaikan pada kegiatan tersebut adalah Tata Kelola Bidang Jasa Konstruksi, Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional, Kebijakan Nasional dan Daerah dalam Pengembangan Jasa Konstruksi, Jasa Konstruksi dalam Rangka Perlindungan Bagi Tenaga Kerja, serta Penyelenggaraan Jasa Konstruksi terhadap Sektor Pajak.
Sejumlah nara sumber akan dihadirkan untuk membawakan materi tersebut diantaranya Direktur Pengembangan Wilayah Ditjen Bangda Depdagri, Pengurus LPJKN, Dinas Tata Ruang dan Permukiman Propinsi Jawa Barat, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karawang, sertaKantor Pelayanan Pajak Kabupaten Karawang. Para peserta sendiri selain merupakan rekanan Pemerintah Kabupaten Karawang juga dari berasal dari Tim Pembina Kabupaten dan Penyedia Barang/Jasa.
Berita ini kiriman dari:
Humas Pemkab Karawang(jri)