Jum'at, 27 Juni 2008 14:13 wib

'Polisi Cepek' Terkapar Ditusuk Pisau Dapur

DUREN SAWIT - Seorang "polisi cepek", Hasanudin (22), yang biasa mangkal di perempatan lampu merah Raden Inten, Duren Sawit terkapar akibat terkena tusukan pisau dapur oleh rekannya yang bernama Dian alias Jambul (28), di Jalan Raden Inten, tepatnya di depan gedung BKW, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis 26 Juni siang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut berawal pada saat keduanya tengah bekerja menjadi juru parkir, kemudian dengan bercanda-canda, Dian meledek Hasanudin. Kemudian hasanudin pun yang tengah dilanda banyak masalah langsung marah dan tidak terima. Alhasail, mereka pun akhirnya berantem.

Tak hanya sampai di situ, Jambul yang tinggalnya dekat dengan lokasi kejadian pulang kerumahnya yakni di Kampung Rawa Domba RT 5/7, Duren Sawit dan mengambil sebuah pisau dapur dan kemudian menusukan ke dada Hasanudin.

Melihat Hasanudin terkapar, beberapa rekannya berusaha menolong dan sebagian malah menghajar dan mengeroyok Dian hingga babak belur. Ahirnya keduanya pun dilarikan ke Rumah Sakit Harum Medika untuk mendapatkan pertolongan medis.

Menurut Hasanudin saat ditemui di rumah sakit menceritakan, saat itu dirinya dikerjain oleh Jambul yakni dengan ditiup-tiup kupingnya. "Bul, becanda jangan begini, gue lagi kesel nih," kenang Hasanudin.

Mendengar teguran, anak pertama dari lima bersaudara itu malah mengajak Hasanudin berantem. "Ngak lama itu mas dia pulang dan ambil pisau," ungkap Hasanudin yang mengaku berpenghasilan Rp20 ribu hingga Rp30 ribu setiap harinya dengan menjadi joki parkir.

Sementara itu, Kapolsek Duren Sawit Kompol Kalidi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap keduannya. "Keduanya sama-sama terluka," tutur Kalidi.

Kalini menjelaskan, Hasanudin terluka di dada, sementara Dian alias Jambul yang dikeroyok massa (Kormas) menderita luka di bagian kepala sebelah kiri, kuping, dan perut mengalami luka tusuk.

"Kita masih meminta keterangan dari keduanya dan para saksi," pungkasnya.

Berita ini kiriman dari:

Nama: Ahmad Tasori
Alamat: Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Telp: (021) 68997844, 081318453317
(jri)