Saya sangat mendukung penangkapan para aktivis mahasiswa maupun masyarakat umum yang melakukan demo anarkis. Apa yang dilakukan polisi dan aparat keamanan sudah benar dan layak didukung semua pihak. Aksi demo yang merusak fasilitas umum, seperti pagar kantor DPR/MPR, kendaraan dinas dan lainnya harus dihentikan, kalau perlu dibuat jera. Demo sebaiknya dilakukan dengan etika, baik, santun, dan tidak melakukan tindakan kekerasan, perusakan dan menggunakan kata-kata kotor.
Jangan sampai ada intervensi politik dalam proses hukum terhadap para aktivis mahasiswa maupun pergerakan, biarkan hukum yang berbicara dan pengadilan yang memutuskan mereka salah atau tidak.
Salah satu aktivis yang ditangkap adalah Ketua Dewan Tani Indonesia Ferry Joko Juliantono. Ferry yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pasal penghasutan sampai saat ini masih menjalani penyidikan Bareskrim Mabes Polri secara intensif.
Jumhur Hidayat, Ketua BNP2TKI, dalam menanggapi ditangkapnya Ferry Juliantono mengatakan Ferry sudah sangat dewasa dan mengetahui dengan sadar setiap langkah tindakannya termasuk paham segala risiko yang ditanggung.
Kita serahkan semua pada proses hukum. Penyidikan terhadap kasus sekjen Komite Bangkit Indonesia (KBI) itu harus bebas dari intervensi politik manapun. Bagi saya yang pernah ditahan, maka penjara bagi orang pergerakan adalah tempat yang baik untuk refleksi diri dan dapat memperteguh keyakinan untuk tetap berada di jalan hidup bermasyarakat dan bernegara.
Semua pihak harus mendukung upaya aparat keamanan untuk menjaga agar ketertiban dan keamanan selalu terkendali, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari. Banyak aksi demo anarkis akan mengganggu kepentingan masyarakat umum. Kejadian perusakan fasilitas jalan di depan gedung DPR beberapa waktu lalu sangat mengganggu kepentingan masyarakat. Saya berharap rekan-rekan mahasiswa tidak melakukan aksi yang mengganggu kepentingan umum. Aksi demo dapat diberikan secara santu dan tidak mengganggu kepentingan orang lain.
Aufa Jatmiko
Taman Yasmin, Kota Bogor
Eamai: aufaja@plasa.com (mbs)