BANDA ACEH - Palang Merah dan Bulan Sabit Merah hingga saat ini telah membangun 12.525 rumah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Direncanakan hingga akhir tahun 2009 akan terbangun 17.329 rumah. Artinya, hingga Bulan Juli 2008 telah terbangun 72,28 persen dari jumlah rumah yang direncanakan.
Pembangunan tersebut ditujukan bagi masyarakat Aceh korban tsunami yang tersebar di Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Utara, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Timur, Pidie, Sabang, dan Simeulue.
"Kami berharap, dengan bantuan rumah tersebut masyarakat korban tsunami dapat kembali memulai hidupnya," kata Ketua PMI Daerah NAD, Bustari Mansyur.
Dari jumlah tersebut, 956 rumah di antaranya dibangun oleh PMI. Sedangkan pembangunan rumah yang lain terlaksana berkat dukungan Palang Merah Amerika, Palang Merah Australia, Palang Merah Inggris, Palang Merah Kanada, Palang Merah Cina, Palang Merah Perancis, Palang Merah Jerman, Palang Merah Hongkong, Palang Merah Jepang, Palang Merah Belanda, Palang Merah Spanyol, Palang Merah Swiss, dan Bulan Sabit Merah Turki.
"Mewakili masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih kepada Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional serta Federasi Internasional (IFRC) atas dukungan dan bantuannya selama ini," ungkap Bustari.
Sebagai ungkapan terima kasih, ia berharap, masyarakat dapat merawat dan memanfaatkan rumah bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Selain membangun rumah, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah juga membangun fasilitas lain, seperti fasilitas kesehatan, sekolah, meunasah/pusat kegiatan masyarakat, asrama anak-anak, pasar, dan jembatan. Berbagai fasilitas tersebut diantaranya dibangun oleh Palang Merah Korea, Palang Merah Norwegia, Bulan Sabit Merah Saudi, dan Bulan Sabit Merah Malaysia.
Tidak hanya bantuan berupa pembangunan fisik, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah juga memberi bantuan berupa pemulihan mata pencaharian melalui program livelihood. Program tersebut dilaksanakan dengan pemberian modal usaha, alat usaha, dan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Hingga saat ini, masih ada 15 organisasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh. Namun satu per satu akan menyelesaikan misi kemanusiaannnya di Aceh. "Setidaknya sampai tahun 2010 masih ada bantuan dari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah," ungkap Bustari.
Sebelumnya, tercatat sekitar 22 organisasi datang ke Aceh untuk membantu masyarakat korban bencana tsunami pada Desember 2004 lalu.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
Indriani Dyah S (Communication Officer PMI Daerah NAD), Hp. 081377 185 163.(jri)