Kamis, 25 September 2008 10:25 wib

Airbus dan AirAsia

Grup AirAsia memesan 60 pesawat A320 pada Maret 2005, kemudian disusul dengan pemesanan 40 unit pesawat tambahan pada bulan Juli 2006.

Pada bulan Desember 2006, maskapai penerbangan bertarif rendah ini kembali memesan 50 unit tambahan A320. Satu tahun kemudian, di Langkawi Air Show, AirAsia menandatangani kontrak pengadaan 25 unit pesawat A320 tambahan plus opsi 25 unit. Dengan konfimasi total pesanan sebanyak 175 unit, AirAsia adalah salah satu pelanggan terbesar Airbus untuk pembelian pesawat tipe tersebut. Pengiriman pesawat A320 untuk Grup AirAsia akan dilakukan sampai tahun 2014.

Pengiriman unit pesawat A320 pertama telah diterima oleh AirAsia Malaysia pada bulan Desember 2005. Saat ini, rute Kuala Lumpur telah sepenuhnya dilayani menggunakan 42 armada A320 AirAsia Malaysia dalam upaya pengembangan jaringan domestik dan regional yang terus meningkat pesat.

Pesawat-pesawat A320 ini secara bertahap menggantikan generasi lama Boeing 737 milik AirAsia dan upaya yang sama juga akan dilakukan pada Thai AirAsia dan Indonesia AirAsia.

Thai AirAsia menerima kiriman pertama A320 pada Oktober 2007 dan kini mengoperasikan tujuh pesawat A320. Thai AirAsia diharapkan dapat mengoperasikan seluruh armada A320-nya pada tahun 2010.

Indonesia AirAsia menerima pesawat A320 pertama pada September 2008. Pengiriman pesawat A320 pertama kepada Indonesia AirAsia ini juga menandai penyerahan pesawat A320 ke-50 kepada Grup AirAsia.
Seluruh pesawat A320 yang dipesan oleh AirAsia berkapasitas 180 kursi dan dilengkapi dengan mesin-mesin CFM56 CFM International.

(mbs)