Kamis, 02 Juli 2009 12:13 wib

Opini Pembaca

Keluhan DPT Bermasalah Masih Marak

Dalam sepekan terakhir, keluhan terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah kembali bermunculan. Bawaslu beberapa waktu lalu mengaku telah menerima laporan dari 15 panwaslu provinsi tentang masih dietemukannya DPT bermasalah menjelang pelaksanaan Pilpres 8 Juli mendatang.

Provinsi yang punya masalah dengan DPT, antara lain Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Nangroe Aceh Darussalam, Riau, Bangka Belitung, NTB, Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat.

Kasus DPT bermasalah paling menonjol, masih datang dari Jawa Timur. Hasil investigasi ormas Pemuda Pancasila awal bulan ini menemukan lebih dari 2 juta DPT di wilayah itu bermasalah, baik karena nama dan NIK ganda, nama pemilih fiktif, maupun alamat pemilihnya fiktif. Temuan tersebut juga menyebutkan dari 29 juta jumlah pemilih di Jatim, hanya 15 juta yang terdaftar di DPT.Tim sukses Capres Megawati-Prabowo di Solo juga menemukan ribuan nama dalam DPT yang dikeluarkan KPU Solo, Jawa Tengah diduga fiktif.
Di Kabupaten Blora, ada 11 ribu pemilih belum terdaftar dalam DPT Pilpres. Sementara itu, Panwaslu Riau, juga mempersoalkan penambahan DPT 8,3% di daerah itu. Data-data tersebut hanyalah sebagian kecil contoh kasus yang bisa diungkap dalam tulisan ini.

Permasalahan yang ditemukan Bawaslu dalam DPT Pilpres tersebut,  sesungguhnya hanyalah mengulang kasus yang pernah terjadi dalam DPT pemilu legislatif yang lalu. Atas pelanggaran itu, DPR kini menggunakan hak angket untuk membongkar benang kusut kasus daftar pemilih itu. Hal ini membuktikan bahwa persoalan DPT belum ditangani secara maksimal oleh penyelenggara Pemilu. Atau setidaknya belum ada langkah kongkrit untuk mendorong perbaikan DPT tersebut.

Kendati sudah ada kenaikan jumlah pemilih sekitar lima juta dari DPT pemilu legislatif,  sebagai bangsa kita berharap DPT Pilpres 2009 yang diumumkan KPU pada 31 Mei  (yang berjumlah 176.367.056 orang itu) tidak lagi menuai protes berkepanjangan dari berbagai pihak sebagaimana terjadi pada DPT Pileg 2009 yang lalu.
 
Anggi Astuti
Aktivis Jaringan Epistoholik Jakarta (JEJAK)
Komp. Parung Permai Blok I-2/No.15 Parung-Bogor
anggiastuti@plasa.com

 (mbs)