Senin, 14 September 2009 10:47 wib

Opini Pembaca

Awas, Minuman Pembius Merajalela

Para pemudik, baik yang menggunakan kendaraan sendiri (mobil atau sepeda motor) maupun yang naik kendaraan umum (bus, kereta, kapal atau pesawat), yang hendak merayakan Lebaran perlu lebih hati-hati di jalanan. Kita sudah sering mendengar, di kereta api atau di bus misalnya, ada orang yang kelihatannya baik. Yaitu menawarkan minuman kepada penumpang di sampingnya atau di sebelahnya.

Minuman tersebut sudah dicampur dengan zat yang memabukkan. Dalam kondisi mabok (pingsan) itulah orang yang menawarkan minuman tersebut lantas menjalankan aksinya, menguras seluruh isi tas atau dompetnya. Setelah itu mereka turun dari kendaraan. Korbannya sadar kembali setelah semua uang dan perhiasannya diambil penjahat yang berpura-pura bersikap baik tersebut.

Konon, kini penjahat (bisa laki-laki, bisa perempuan) lebih canggih lagi. Dengan tissue pun mereka bisa membius korbannya, misalnya dengan pura-pura mengelap tangannya sambil ngobrol dengan calon korbannya. Tahu-tahu penumpang di sebelahnya itu pingsan karena aroma tissuenya. Dan, aksi kejahatan pun dilakukan.

Karena itu, sekali lagi, berhati-hatilah dalam perjalanan. Kemiskinan, kesulitan hidup tak jarang membuat orang menjadi kalap dan cenderung berbuat jahat.

Taufik Nugroho
Jalan Demangan Timur No.42 - Yogyakarta
Email: boman_sumeks82@yahoo.com

(mbs)