Selasa, 29 Juli 2008 11:06 wib
Tradisi Medali Emas Olimpiade
MENYAJIKAN setiap informasi secara cepat dan lengkap. Itulah moto okezone dalam melayani kebutuhan kabar terbaru bagi pembaca. Setelah menampilkan kanal khusus Euro 2008 dan subkanal PON XVII Kaltim, okezone kembali memanjakan pembaca dengan subkanal Olimpiade Beijing 2008.
Subkanal yang menjadi bagian Kanal Sports itu berisi tentang berita terbaru menjelang, pelaksanaan, dan penutupan Olimpiade. Bukan hanya berita hasil pertandingan atau review, okezone juga mengajak pembaca berselancar di Seputar Olimpiade dan Bintang Olimpiade.
Bagi okezone, berita seputar Olimpiade sangat penting. Pasalnya, hampir seluruh negara di dunia ini ambil bagian. Partisipasi tersebut juga berlaku bagi Indonesia. Tim Merah Putih tidak pernah pulang tanpa medali emas sejak Olimpiade Barcelona 1992. Saat itu, dua emas dikantongi Indonesia melalui cabang bulutangkis tunggal putra, Alan Budikusuma dan tunggal putri Susi Susanti.
Sejak itu, Kontingen Indonesia selalu menjadikan cabang bulutangkis sebagai 'alat' mempertahankan tradisi medali emas Olimpiade. Fakta itu tentu dijadikan rujukan bagi okezone tentang pentingnya berita seputar Olimpiade. Okezone yakin para pecinta Indonesia ingin mengetahui prestasi duta-duta olahraga Indonesia dan negara lain.
Secara lisan, para pembaca tentunya ingin mengetahui apakah Indonesia mampu mempertahankan tradisi emas. Selain itu, apakah Indonesia bisa merebut medali, khususnya emas melalui cabang lain. Okezone percaya pera pembaca setia juga membutuhkan update Olimpiade.
Apalagi, Olimpiade akan diikuti para pemain top dunia dari berbagai cabang olahraga. Dari ajang bulutangkis, tentu nama Lin Dan, Bao Chunlai, Taufik Hidayat, Lee Chong Wei, dan Lee yun-il. Pembaca juga akan menyaksikan nama besar seperti pesepakbola Ronaldinho, Pato, Diego Ribas yang membela Brasil. Dari ajang tenis putra, Rafael Nadal, Roger Fereder, Novak Djokovic, David Ferrer atau Nikolay Davydenko.
Nama-nama besar atlet tersebut akan menghiasi subkanal Olimpiade. Tentu saja menjadi perhatian menarik bagi pembaca setia okezone. Bahkan bukan mustahil bagi Kontingen Indonesia memperbarui rekor raihan dua medali emas. Tentunya sangat menarik bila pembaca mengikuti terus perkembangannya. Klik saja www.okezone.com.
(Fetra M Hariandja)
(mbs)