Jum'at, 26 Juni 2009 09:39 wib
SBY Kunjungi Koran SI & Okezone
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan kunjungan ke sejumlah media di Tanah Air. Pada Jumat (26/6/2009) pagi, calon presiden yang diusung Partai Demokrat dan 24 partai ini, mengunjungi kantor redaksi Koran Seputar Indonesia (SI) dan media online okezone.
Presiden SBY yang didampingi oleh Menkominfo Muhammad Nuh, Seskab Sudi Silalahi, Jubir Andi Mallarangeng dan Dino Patti Djalal, tiba di kantor redaksi Koran SI sekitar pukul 08.05 WIB. Presiden langsung disambut oleh Group President & CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) Hary Tanoesoedibjo dan pimpinan PT MNC.
Sesaat sesampainya di kantor redaksi Koran SI, Presiden dan rombongan langsung menyapa awak redaksi dan pimpinan media yang berada di bawah PT MNC.
Dalam pesannya, Presiden menyatakan, kegembiraanya bisa bersilaturahmi dan menjalin komunikasi informal dengan kalangan media. "Saya sangat terhormat bisa hadir di sini, karena semua pimpinan MNC lengkap hadir di sini," ujar SBY.
Selanjutnya SBY menambahkan, "Mungkin kita sudah sering berkomunikasi ketika saya menjalankan tugas kenegaraan. Saya kira, komunikasi yang rileks seperti ini, sekali-sekali bisa dilakukan," ujarnya.
SBY pun melontarkan mengenai aspek pemberitaan di semua media di bawah MNC. Menurutnya, pemberitaan media di bawah MNC sangat fair, kritis, dan konstruktif. "Harapan saya hal ini tetap dipertahankan, karena dengan pemberitaan yang fair, berimbang, dan proporsional, maka media massa akan menjadi alat pembelajaran yang baik untuk rakyat," tandasnya.
Presiden juga berharap semua media di bawah MNC akan tumbuh dan berkembang dengan baik. "Saya kira media di bawah MNC, tidak hanya akan
survive, tapi juga akan terus berkembang," imbuh lulusan terbaik AKABRI 1973 ini.
Pada sesi tanya jawab, Presiden menjawab dengan terang benderang tentang berbagai hal, termasuk menyangkut peta koalisi partai pendukungnya. Lontaran pertanyaan tentang koalisi partai ini disampaikan oleh Pemred Koran SI Sururi Alfaruq. "Koalisai partai yang mendukung bapak kan banyak, apakah masih solid? Dan apakah masih yakin dengan pilpres satu putaran," tanya Sururi Alfaruq.
"Memang untuk mengkoordinasikan dan mensinergikan 24 partai itu tidak semudah mengkoordinasikan dan mensinergikan sedikit partai. Tapi bukannya itu tidak mungkin. Jadi
so far so good," tangkas SBY.
Disinggung masa kampanye, di mana banyak kandidat yang terjun langsung ke pasar, bertemu nelayan dan petani, SBY juga tidak kalah tangkasnya menjawab. "Itu semua kan sudah saya lakukan selama lima tahun ini. Saya ini sampai malu, karena hampir setiap saat terjun ke pasar, menemui petani, menemui nelayan. Tapi, ya nggak apa-apa, mungkin karena saat ini musimnya kampanye, saya barangkali juga harus melakukan hal yang sama," kelakar Presiden.
Dalam kesempatan yang sama, Group President dan CEO MNC Hary Tanoesoedibjo juga memaparkan mengenai perkembangan media di bawah grup MNC, termasuk market share 3 televisi MNC yakni RCTI, GlobalTV, dan TPI, yang saat ini mencapai 36 persen.
Tak lupa, Hary Tanoesoedibjo juga menyampaikan bahwa indikator perekonomian nasional saat ini masih positip yang bisa dilihat dari belanja iklan yang tumbuh 10 persen. "Ini indikator ekonomi yang penting. Artinya pelaku usaha masih melihat ekonomi kita positip, sehingga mereka pun berani untuk beriklan," tandasnya.
(mbs)