Senin, 04 Pebruari 2008 09:17 wib

Masa Percobaan di Sekolah HIGH/SCOPE Bali

Sebenarnya saya malu untuk menceritakan kejadian ini. Pada tanggal 1 November saya mendapat misscall dari telepon dari Sekolah HIGH/SCOPE Bali. Kebetulan pada saat itu memang lagi ada upacara potong gigi di kampung. Setelah saya hubungi memang lagi dibutuhkan music teacher.

Akhirnya saya putuskan untuk melamar dan diterima menggantikan saudara Chondro yang kebetulan hanya mengajar 1 hari saja. Saya mulai bekerja mulai tanggal 8 November 2007. Karena melihat beban mengajar yang melibihi kemampuan saya dan sangat menyita waktu, maka pada bulan Desember saya mengajukan Resign. Tetapi waktu itu ditolak dengan alasan pertanggungjawaban.

Karena tidak puas saya kirim e-mail dan permintaan untuk menaikkan salary dari yang minta. Sebelum Term III dimulai saya ditelepon lagi dan disepakati kenaikan salary. Pada bulan Januari saya mengajar seperti biasa. Namun alangkah terkejutnya saya karena pada tanggal 31 Januari saya dinyatakan untuk tidak layak mengajar.

Yang saya herankan sudah disepakati untuk kenaikkan gaji kok main 3 bulan percobaan. Buat saya, mengajar di Sekolah HIGH/SCOPE Bali tak ubahnya saya bekerja di Pabrik. Sebenarnya pihak sekolah masih mengadakan penilaian-penilaian seperti teguran atau peringatan tertulis. Tidak ada awan dan petir kok main tiga bulanan. Seharusnya memang saya tidak qualified, kan dari awal saja. Lagian saya kan hanya niat menolong karena kekosongan guru di sini. Saya sebenarnya sangat kecewa dengan keputusan ini. Apakah dengan masa 3 bulan sudah bisa menilai. Kalau saya lihat memang saya sepertinya merasa dilecehkan profesi saya. Dan anehnya lagi gaji tidak dibayarkan langsung, menunggu tanggal 11 Februari. Padahal kalau memang PHK kan harusnya dibayarkan langsung.

Saya sebenarnya sudah capek sekali mengajar di sini. Tapi karena mengajar adalah panggilan jiwa saya masih mau menolong. Untuk diketahui background saya adalah pendidikan musik di ISI Yogyakarta instrumen mayor Piano. Saya sudah puas kalau ada penjelasan yang jelas dari pihak sekolah. Untuk itu saya sarankan, kalau mau menjadi pengajar khususnya musik di Sekolah HIGH/SCOPE Bali harus dipikir dulu. Dari keterangan yang saya dapat, guru musiknya gonta ganti. Anehnya guru yang baru juga diperlakukan ada masa percobaan. Sedangkan kata Guru Agama Budha katanya tidak ada masa percobaan. Musik bukanlah pelajaran enteng kalaupun tidak diujikan di UAN. Dari sini saya bisa melihat bertapa meudahnya untuk mengganti pengajar musik hanya dengan penilaian 3 bulan.Saya sendiri juga bukan Tukang Sulap yang beres dalam hitungan bulan.

Mohon dipertimbangkan apa yang saya alami dan saya rasakan sebagai pengajar di Sekolah HIGH/SCOPE Bali yang katanya kurikulumnya dari Amerika tapi kok ditangani oleh SDM yang tidak profesional. Anehnya lagi Komisarisnya sarjana Ekonomi. Sebaiknya kalau hanya pertimbangannya kurang, saya mendapat penjelasan yang transparan. Terima Kasih.

I Putu Astawa
Jl. Drupadi XVII/10 Renon, Denpasar, Bali
Telp +628563813089

(mbs)