Minggu, 13 April 2008 12:18 wib

Operator Esia Rampok Pulsa?

Pada hari jum'at tanggal 11 April 2008 jam 11:51 saya menerima SMS dari 888 yang menginformasikan bahwa saya telah mengaktifkan nada sambung dengan biaya Rp.9.000,-+PPn/bulan. Padahal saya tidak pernah meminta untuk mengaktifkan nada sambung yang dimaksud, begitu saya periksa status pulsa saya ternyata telah berkurang dari nilai sebelumnya, padahal saya tidak melakukan panggilan dan/atau mengirim SMS. Berarti pihak operator esia telah melakukan pemotongan pulsa tanpa persetujuan dari saya sebagai pelanggannya.

Pada malam harinya saya coba untuk menghubungi Customer Service di nomor *999, yang sangat sulit untuk dihubungi dan sangat lama respons dari operator.
Keluhan saya diterima oleh Sdr. Peter, yang menginformasikan bahwa layanan nada sambung tersebut adalah 'Promo'. Pada saat itu saya meminta agar menghentikan layanan tersebut dan mengembalikan pulsa saya yang telah terpotong, karena saya merasa tidak pernah menginginkan layanan tersebut dan saya merasa telah dirampok oleh pihak operator.

Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang telah dikumpulkan oleh operator esia, untuk apa yang mereka sebut dengan 'Program Promo Nada Sambung' dan melakukan pemotongan secara sepihak tanpa persetujuan pelanggannya yang artinya sama saja dengan merampok pulsa.

Saya harap pihak-pihak yang berwenang seperti DEPKOMINFO dan BRTI bisa mengambil tindakan dan melakukan penertiban atas hal-hal yang dilakukan oleh kesewenang-wenangan pihak operator esia.

Hormat saya,
Sigit E
Jl. Tebet Utara 1 B / 5, Tebet, DKI Jakarta
Telp 94482354


(mbs)