Kamis, 24 April 2008 13:01 wib

Tingkatkan Terus Pengamanan Laut

Operasi Gurita IV yang dilakukan Bakorkamla beberapa waktu lalu berhasil menangkap konvoi armada kapal Cina yang terlibat illegal fishing di wilayah laut Indonesia Diperkirakan, potensi kerugian negara yang terselamatkan mencapai Rp33 miliar. Selain itu, banyak nelayan Vietnam tanpa surat resmi juga masuk ke perairan zona ekonomi eksklusif Indonesia untuk melakukan aksi yang sama.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Merauke, Ngatno Handoyo mengatakan, selama 26 tahun terakhir, belum pernah ada kapal ikan asal Cina di tangkap. Padahal banyak kapal penangkap ikan di perairan Merauke yang tidak mendaratkan ikannya di Merauke. Modus ini sudah berjalan lama. Namun, karena tidak ada  operasi terpadu dan keterbatasan armada patroli, banyak kapal ikan asing yang leluasa menjarah.

Sementara itu, Kalakhar Bakorkamla, Laksamana Madya Djoko Sumaryono mengatakan, kejahatan yang dilakukan nelayan asing sangat terorganisir dan rapi. Mereka hafal kawasan yang dijarah. Itu membuktikan bahwa mereka sudah lama melakukan illegal fishing di kawasan ini.

Kita tentu prihatin dengan maraknya praktek illegal fishing di wilayah perairan Indonesia. Hal tersebut menunjukkan lemahnya pengamanan di wilayah perairan kita selama ini. Karena itu, perhatian terhadap keamanan di perairan perlu terus ditingkatkan mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terdiri dari perairan.

Rinny Ramdhika
Perum Posal Blok P-21
Jonggol-Bogor
(mbs)