Minggu, 11 Mei 2008 19:02 wib

Seandainya Saya Jadi Pemimpin Bangsa Ini

Seperti bisanya, setiap pemerintah akan menaikkan harga bbm, maka pemerintah pasti akan beralasan :

1. Bahwa pemerintah tidak akan mau mensubsidi minyak untuk orang kaya.
2. Untuk menyelamatkan apbn.
3. Akan memberikan bantuan tunai langsung kepada masyarakat sebagai konpensasi kenaikan bbm.

Ya..ya..ya...itulah alasan yang selalu dipakai pemerintah setiap akan melakukan kenaikan harga bbm.

Nah dalam hal ini saya sangat menyayangkan sikap pemerintah yang tidak tegas terhadap keanggotaannya di opec.

Kalau memang negara kita tidak sanggup memenuhi kuota menghasilkan 1 juta barel minyak perhari, kenapa sih selalu dipaksakan kalau kita harus tetap ikut anggota opec yang notabena kita harus melakukan ekspor sedangkan kebutuhan kita akan minyak jauh lebih besar, alangkah lebih baiknya untuk sementara waktu kalau kita keluar dulu dari opec, untuk memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri ?

Nah seandainya saya sebagai pemimpin bangsa ini maka saya akan dengan tegas menyatakan keluar dari keanggotaan opec, sampai produksi minyak kita melabihi (surplus) kebutuhan minyak dalam negeri. gampangkan ? saya yakin kebijakan saya ini tidak akan memberatkan rakyat, apalagi saya akan mengikuti pemilu 2009. nah lho......coba pikir ulang lagi.....kira-kira kalau saya naikin lagi harga minyak, rakyat mau nggak sih memilih saya di pemilu 2009 ? allahu'alam....

M. Thoha
Jagakarsa, Derpok


(mbs)