Beberapa tahun yang lalu saya membeli rumah di Perumahan Modernland. Pengembangnya Modernland Realty (tercatat di Bursa Efek Indonesia). Kami membeli karena area perumahan ini dekat dengan tempat saya bekerja.
Kami tidak langsung menempati rumah ini. Beberapa bulan kemudian kami sekeluarga memutuskan untuk pindah ke rumah yang baru. Tetapi, sungguh terkejut ketika kami akan memindahkan barang-barang kami ke rumah.
Ternyata di Perumahan MODERNLAND ( bahkan yang cluster ) yang cukup elite masih banyak preman-preman yang berkedok sebagai kuli angkut di sekitar kompleks perumahan. Mereka mengikuti kendaraan yang membawa barang. Kemudian meminta uang untuk kita menurunkan barang ke rumah. Dengan alasan sebagai ongkos kuli.
Awalnya kami tetap tidak mau memberikan mereka uang. Tetapi, karena tidak mau mencari keributan dan takut kalau rumah kami diteror oleh mereka, oleh karena itu kami terpaksa memberikan mereka uang yang mereka minta.
Sungguh sebuah ironi karena kawasan MODERNLAND yang cukup ternama, bahkan yang katanya bekerjasama dengan KEPPELLAND Singapura atau PREMIERE prancis tidak mampu untuk menghilangkan praktek premanisme di dalam kawasan Modernland (termasuk di dalam cluster).
Lebih parah lagi, tidak ada pihak keamanan (bahkan pihak keamanan juga bekerjasama/menginformasikan kepindahan kami ke preman tersebut), polisi, maupun pengembang (customer service) yang mau menanggulangi masalah ini, karena sampai sekarang (kami sudah menempati rumah sekitar 4 tahun) para preman berkedok kuli itu masih terlihat "nongkrong" di depan pintu kompleks perumahan kami. Meski di depan perumahan telah dituliskan dilarang masuk bagi kuli barang.
Saya mohon tanggapan dan tindakan dari pihak MODERNLAND sebagai pengembang resmi ke surat pembaca ini agar semua pihak mengetahui komitmen anda.
Jonathan Kartawijaya
Bukit Golf ( Golf Park House ) Cluster - Modernland ( Kota Modern )
Tangerang
Telp 08132051744 (mbs)