Kamis, 12 Juni 2008 12:59 wib

Dimana Profesionalisme BCA?

Dimana Profesionalisme BCA?

Pada tanggal 19 Mei 2008, saya melakukan dua kali transaksi ATM BCA, saat itu saldo saya Rp1.923.964. Penarikan saya lakukan Rp400.000, setelah uang terambil monitor menunjukkan penawaran untuk melakukan transaksi lain, saya pilih " ya " karena saya ingin melihat saldo (tidak ada print-out), setelah tertera saldo di monitor, kartu ATM langsung keluar padahal masih tertera saldo saya dengan jelas. Karena saya pikir kartu ATM sudah keluar, saya langsung meninggalkan lokasi.
Delapan jam kemudian saya melakukan transaksi yang kedua yaitu transfer antar rekening. Berdasarkan perhitungan dari transaksi yang pertama, seharusnya saldo masih Rp1.523.964, tapi betapa kagetnya saya ketika mengetahui saldo saya berkurang Rp1.250.000.

Tanggal 21 Mei 2008, saya lapor ke BCA Manyar dan diminta menunggu jawaban pusat selama 14 hari kerja. Seminggu kemudian 29 Mei 2008, saya mendapat telp dari BCA yang menyatakan bahwa saya telah melakukan penarikan sebesar Rp400.000 dan Rp1.250.000. Yang tidak enak, mereka menuduh saya melakukan pengambilan Rp1.250.000, karena menurut BCA hanya selisih 36 detik dari pengambilan pertama.Akhirnya, setelah lelah menunggu 10 Juni 2008 ada tanggapan dari BCA pusat bahwa "tidak terdapat gangguan pada system dan data di computer BCA".

Yang saya sesalkan, mengapa BCA yang notabene adalah Bank terbesar dan tercanggih fasilitasnya tidak bisa melacak kemana larinya uang saya dan malah menuduh saya? Kenapa BCA merasa tidak bertanggungjawab atas keamanan dan kenyamanan para nasabahnya? apa gunanya juga terpasang kamera CCTV?

Mohon penjelasan.

Churria
Jl Baratajaya III / 28, Surabaya
0856-339-2094 
(fer)