Kontroversi di seputar bus transjakarta (meski agak ngaco, masyarakat menyebutnya Busway) masih saja muncul. Saya sendiri ingin menyoalpembangunan halte bus transjakarta di simpangan dekat Tamini Square, Jakarta Timur. Setiap hari, persimpangan tsb macet luar biasa, terutama di jalur menuju Pondok Gede. Namun, entah apa yang ada di benak pengelola, kok ya bisa membangun halte bus tepat di mulut jalan. Tanpa halte saja macenya tak terperi (akibat volume kendaraan, jalan sempit, dan perilaku sopir angkot yang berhenti serta ngetem seenaknya bahkan di depan polisi. Sekarang, hanya beberapa meter dari ampu merah, di mulut jalan, dibangun halte.
Bayangkan, jika ada satu satu bus nanti berhenti di halte, mulut jalan pasti akan tersumpal. Mengapa harus ada halte di sana? Apakah karena lobi pengelola Tamini Square? Bukankah jarak ke terminal Pinang Ranti cukup dekat? Janganlah demi menyenangkan segelintir penumpang yg akan ke dan dari mal tsb mengorbankan masyarakat banyak. Sudah cukup banyak kekonyolan, jangan ditambah lagi dengan membangun halte di mulut jalan yang setiap saat macet ....
Abah
Gudang Air, Jakarta Timur
Telp 08129391676
(mbs)