Kecewa dengan Aksi Mahasiswa
Mahasiswa yang kemarin berdemo meminta BBM tidak jadi turun adalah mahasiswa-mahasiswa yang ber-IQ rendah dan sama sekali tidak intelek. Seharusnya mereka bisa berfikir, kenaikan BBm itu bukan terjadi karena keinginan pemerintah, seluruh dunia sedang dilanda krisis minyak tidak terkecuali Indonesia, dan kalau mereka berfikir Pragmatis, negara Malaysia saja yang notabene kaya akan hasil minyak masih tetap menaikkan harga BBM sampai 40%, tapi rakyatnya bisa mengerti dan mahfum karena kondisi ini dialami oleh seluruh negara baik Asia, Eropa dan Amerika.
Saya rasa kampus sekarang banyak dihuni oleh para preman yang ingin mendapatkan status sebagai mahasiswa, sehingga ke-anarkisannya dapat dilindungi oleh HAM, dan LSM-LSM yang selalu menyalahkan pihak kepolisian dalam hal ini.
Hai Mahasiswa, jangan lagi bawa-bawa kami (rakyat) dalam setiap tindakan anarki-mu, kami sama sekali tidak mengharapkan jasa kalian untuk membela atasnama kami, kami tidak ikhlas. Kembali saja ke kampus, belajar dengan baik, jadikan kesengsaraan rakyat sebagai motivator untuk kalian belajar agar menghasilkan sesuatu yang membanggakan kami (rakyat), jangan hanya lempar batu dan merusak berbagai fasilitas kami yang sudah disediakan pemerintah.
Hai mahasiswa, sadarlah apabila kalian tetap seperti ini, bukan pahala yang kalian dapat dari kami rakyat yang teraniaya, tapi kutukan-kutukan kami yang akan keluar dari hati kami untuk kalian, karena telah membawa-bawa nama kami dalam aksi terror-mu. Kami sudah bosan dengan kalian, ingatlah! kalian bisa saja dianggap sebagai provokator, karena disekeliling anda banyak orang-orang yang ingin sekali negara ini cheos dan aksi anda banyak ditunggangi orang-orang yang tidak berkepentingan,
Kembali saja ke kampus, belajar yang baik, tingkatkan IP kalian minimal 3.00, IP baru 2.30 saja sudah bangga menjadi mahasiswa. Malu donkkk..!!
Siti Zulaekha
Jl MH Thamrin No 1, Jakarta
93191410 (fer)