Rabu, 02 Juli 2008 19:09 wib

Hati-hati Mengaktifkan Telkomsel Flash

Hati-hati Mengaktifkan Telkomsel Flash

Saya vs Telkomsel, Help!!!
Saya lihat di website Telkomsel ada promo koneksi internet Telkomsel Flash unlimited. Karena saya tinggal dikontrakan, maka permohonan saya ditolak. Kemudian saya minta kawan saya untuk mendaftarkan Kartu Halo untuk saya atas nama dia. Paket yang saya ambil tanpa modem Rp125.000/bulan unlimited.

Setelah mengisi semua data administrasi, kata CSnya, "setelah menerima Kartu Halonya, silakan datang ke Grapari untuk mengaktifkan Telkomsel Flashnya".

Keesokan hari, setelah saya menerima Kartu Halo, hari itu juga saya langsung ke Grapari untuk mengaktifkan Telkomsel Flash. Pertama saya masuk Grapari, CS yang biasanya memberikan nomor antrian menanyakan," ada yang bisa dibantu?". Saya jawab," saya mau aktifkan Telkomsel Flash". Kemudian, tanpa mengambil nomor antrian, saya langsung digiring ke meja CS1. Meja CS1 kosong, sepertinya CS yang giring saya tadi sedang mencari CS1 yang mejanya kosong.

Karena tidak ketemu, kemudian dia balik ke saya dan langsung mensetting GPRS laptop saya. Setelah selesai saya tanya, lebih kurang seperti ini, "Cuma ini aja?"."Iya", kata CS teresbut. Dan saya pulang.

15 hari kemudian, Telkomsel Flash saya diblokir. Ketika saya datang ke Grapari, kata mereka tagihan saya sudah Rp5 jutaan. Terkejut bukan main. Kata mereka, kartu yang saya gunakan tidak terdaftar sebagai Telkomsel Flash Unlimited karena saya tidak mengisi form untuk mengaktifkan Telkomsel Flash Unlimited.

Akhirnya, saya bicara langsung dengan supervisornya. Kata supervisornya, terjadi kesalahpahaman antara saya dengan CSnya ketika mengaktifkan Telkomsel Flash. Saya meminta mengaktifkan Telkomsel Flash, malah yang diaktifkan cuma GPRS, tanpa menyodorkan form apa-apa.

Namun, siapa yang salah tidak berpengaruh kepada kebijakan. Tagihan Rp5 jutaan merupakan beban pelanggan. Supervisornya mengatakan, tidak ada jalur lain, harus dibayar oleh pelanggan.

Dalam hal ini saya dalam posisi sulit karena menghadapi institusi besar. Selain itu, mereka tidak menerima komplain jika yang salah adalah CSnya. Itu di luar sistem. Selain saya, ada kawan juga yang mengalami hal yang sama. Cuma tagihannya baru Rp400 ribuan.

Bagi pengguna internet, harap sangat berhati-hati. Jangan sampai, tiada angin, tiada hujan, sudah muncul tagihan jutaan. Saya sangat berharap masukan!

Roni Afriza
Jl Teungku Chik Dipasie, Nomor B62, Limpok, Darussalam, Aceh Besar, NAD
085260077772 
(fer)