Kamis, 03 Juli 2008 09:43 wib

XL, Mana Tanggungjawabmu?

XL, Mana Tanggungjawabmu?

Tanggal 18 April 2008 di XL Center Mega Kuningan, saya apply 1 kartu Xplor (gratis) & 1 kartu Bebas dengan harga Rp500 ribu, karena dinyatakan sebagai nomor cantik. Tapi, ternyata nomor Bebas 0818-7812xx yang mereka jual dengan harga mahal tersebut adalah nomor recycle yang mungkin belum lama dinon-aktifkan karena setiap hari selalu ada telpon salah sambung mencari Bapak Nur Saidi.

Hal ini tentu saja membuat saya "sangat tidak nyaman" karena tidak ada pernyataan atau pemberitahuan sama sekali bahwa nomor tersebut bekas orang lain. Yang lebih merugikan lagi, pada 14 Mei 2008 saat saya mengaktifkan Mobile Banking BCA saya di nomor HP tersebut, ternyata nomor HP saya tidak dapat digunakan untuk rekening BCA saya karena masih aktif terdaftar atas rekening BCA Bapak Nur Saidi dan Halo BCA tidak bisa menon-aktifkan apabila bukan pemilik rekening terdaftar yang melaporkan.

Saya langsung hubungi CS XL di 817, dan CS penerima laporan saya minta waktu 1 minggu untuk penyelesaian masalah saya. Setelah 1 minggu saya menghubungi CS XL lagi tapi dijawab sedang tunggu follow-up dari pihak terkait. Tenggal 26 Mei 2008, saya hubungi CS XL lagi yang diterima oleh Sdr Koko, tetapi jawabannya tetap sama yaitu minta waktu 3x 24 jam atau 1 minggu karena mereka sudah beberapa kali membuat laporan ke pihak terkait.
Sudah 6 kali saya membuat laporan melalui CS XL di 817. Melalui surat ini saya menghimbau ke "Pihak Terkait XL" tolong dong!, perhatikan masalah saya ini, jangan janji-janji terus. Satu kali pun, saya belum pernah dihubungi "Pihak Terkait" kalian sebagai pembuktian kalian care terhadap customer. Kalau saya membeli nomor perdana dengan harga Rp10.000, mungkin tidak akan kecewa seperti ini karena saya tinggal buang dan beli baru kalau bermasalah tetapi saya sudah mengeluarkan Rp500 ribu untuk nomor perdana kosong tanpa pulsa, tapi saya malah harus disibukkan dengan telpon salah sambung setiap harinya dan saya tidak dapat menggunakan Mobile Banking BCA untuk mendukung mobilitas saya yang padat.

Saya minta ke XL supaya uang Rp500 ribu saya dikembalikan saja dan saya lebih baik membeli nomor perdana di pinggir jalan yang sangat murah tapi bisa saya manfaatkan dengan maksimal, tetapi mereka bilang uang tidak bisa kembali dan minta saya menunggu 1 minggu untuk mereka mereset nomor HP saya. Mana buktinya?
 
Bahkan, sekarang sudah 10 minggu terlewati. Kalau kalian mendaur ulang nomor HP yang sudah tidak terpakai, kenapa setengah-setengah? dan kenapa jual nomor bekas semahal itu,  bukan bekas yang sudah kalian jadikan baru lagi? Mana tanggungjawab XL?

Valeria Yani
Kota Wisata Cibubur, Bogor
0818781212 
(fer)