Slogan XL Berbeda dengan Kenyataan
Pada 28 November 2008 sekitar pukul 22.30, saya menelpon ke sesama XL. Pertama telepon mati di menit ke-21 dengan pulsa Rp2.400, kedua telepon mati di menit ke-5 dengan pulsa Rp2.400, ketiga telepon mati di menit ke-9 dengan pulsa Rp2.400. Dan ada slogan, "Telepon pake XL pasti termurah".
Coba bandingan dengan salah satu operator baru, dengan tarif Rp399/menit, apakah XL masih murah kalau kejadian yang saya alami mati di menit ke-5? Operator tersebut lima menit bicara Rp2.200, dan XL lima menit bicara Rp2.400. Nah loh! kok Rp2.400 bisa diklaim termurah dari Rp2.200?
Dan, telepon mati itu bukan karena saya matikan. Mana tuh, katangya telepon murah nyambung terus? Apa makna nyambung terus berarti harus sambung terus teleponnya? (telepon mati, jadi harus sambung terus?)
Apa XL mau tanggungjawab pulsa saya di telepon kedua dan ketiga? Kenapa saya minta tanggungjawab? Karena sesuai jargon XL sendiri, telepon sampe puassss (penjelasannya sih bayar telepon sampai menit tertentu setelah itu bisa telepon sampe puassss)
Sekarang saya suda telepon sampai menit ke-21, tapi mati (atau dimatikan? di forum online besar di Indo, sudah banyak yang mengeluhkan bahwa telepon sampe puas, rata-rata mati di menit ke-20an. Saya tunggu sejauh mana komitmen iklan XL dengan jargon "Sampe puassssssssssss"
Kalau memang sampe puas, seharusnya pulsa saya dikembalikan karena sewaktu saya menelpon pertama, itu telepon mati sendiri dan saya belom sampe puas, bukan karena HP saya maupun HP tujuan saya.
Kalau XL tidak bisa mengembalikan pulsa saya, silahkan para pembaca pikir yang dimaksud XL sampai puas itu seperti apa. Apakah sampe puas telepon berkali-kali dengan arti lain, kita bayar juga sampe puas yang mereka ingin dapatkan.
Dan satu hal lagi unek-unek dari saya, kenapa bintang iklan XL harus monyet? Terkesan monyet yang lagi telepon itu adalah pengguna XL.
Lius
Tj Duren, Jakarta
081808511118 (fer)