Minggu, 21 Desember 2008 12:09 wib

Flexi Tidak Menyelesaikan Masalah

GANTI KARTU FLEXI yang Hilang atau Rusak pelanggan harus dikenakan biaya sementara jika di INDOSAT dan ESIA semua GRATIS. Walau Ibu Retno sudah membuat surat tanggapan untuk saya tapi jawabanya tidak meneylesaikan masalah.Kalau cuma minta maaf dan menampung sara dan kritikan membanggun dari konsumen tanpa action percuma saja itu namanya NATO (NO ACTION TALK ONLY), Ibu Retno dari DRIVE II TELKOM JAKARTA tidak pernah menghubungi saya hanya 1 x pak Catur yg menghubungi saya beliau bilang dari serikat pekerja TELKOM dan berjanji akan menghubungi saya lagi tapi sampai surat ini saya buat beliau belum menghubungi saya kembali.

Inti Permasalahanya adalah Kenapa GANTI KARTU FLEXI yang Hilang atau rusak mesti Bayar?? saya dikenakan biaya Rp 27.500 ditambah matrai Rp 6.000 dari saya. Total yang saya keluarkan Rp 33.500,- Buat saya ini tidak masuk akal, karena kartu perdana Flexi dijual dipasaran sekitar Rp 15.000,- plus bonus Pulsa. Kok lebih mahal ganti kartu yg hilang Rp 33.500,- tidak dapat bonus pulsa pula.

Masalah ini saya anggap belum selesai karena masih belum digratiskan untuk mengganti kartu yg hilang atau rusak.Bersaing dan berbisnis dengan sehat dan akal sehat pula jangan merugikan konsumen. saya harap FLEXI bisa mengambil langkah atau kebijakan seperti INDOSAT & ESIA. Biar FLEXI makin sukses dalam persaingan usaha.

Semoga tidak ada lagi konsumen FLEXI yang mengalami hal seperti saya. Cukup sayalah yg terakhir mengalaminya. Ingat TELKOM sudah tidak sendiri kini sudah banyak pesaing usaha dibidang telekomunikasi.Ok. Semoga TELKOM dengan FELXInya Makin sukses dan maju dan bisa.Kalau yg lain bisa Gratis kenapa FLEXI TIDAK???

HAERUDIN
Jl H Saaidi I Kebayoran Baru, JAKSEL
Telp 02168122111
haerudin12@yahoo.co.id
(mbs)