Sabtu, 19 Desember 2009 10:49 wib

Kecewa dengan Kolektor KK Bank UOB Buana

Sampai detik ini, penagihan yang ganas dengan kata-kata kasar dan melecehkan serta sebagainya bagi saya seperti makan obat yang tak kunjung usai. Nomor telepon yang dihubungi melainkan nomor telepon tetangga lima rumah dari rumah saya, padahal saya sama sekali tidak memberikan nomor itu. Saya tanya sama tetangga saya katanya tau nomor itu dari adik saya, padahal adik saya tidak pernah memberikan nomor tersebut. Memang saya masih berhutang kepada bank tersebut, tapi untuk saat ini saya masih menjadi pengangguran.

Tolong kepada pihak kolektor UOB Buana untuk menjaga kata-kata anda via telepon. Saya kira telepon ke nomor rumah dan saudara terdekat itu sudah cukup, yang ada malah buka-buka aib orang sama tetangga. Saya kira kalau saya belum bisa bayar tidak perlu pakai telepon ke tetangga segala kali, tidak perlu maki-maki tetangga kali. Kalau ada rekamannya tolong putar ulang, bahasa penagihannya bahasa binatang sama bahasa makhluk halus.

Terima kasih atas perhatiannya.

Irfan
Lippo Karawaci, Tangerang
(021) 95156777
irf4n_wail@yahoo.co.id
(fer)