JAKARTA - Amien Rais memiliki peran besar dalam menancapkan tonggak reformasi di tanah air 10 tahun silam. Meski demikian, Bapak Reformasi ini menolak menanggung beban moral produk-produk reformasi yang terbengkalai.
"Saya hanya seorang Amien Rais tentu tidak tahan dan kuat jika menanggung sendirian," ujar Amien, di sela-sela peluncuran bukunya, di Wisma Serba Guna Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/5/2008). Â
Amien cukup menyadari banyak agenda reformasi yang masih terbengkalai. Meski demikian, bukan berarti Amien merasa memiliki tanggung jawab moral atas agenda-agenda yang belum berhasil itu.
"(Soal utang moral) May be yes, may be no. Artinya tugas intelektual dan politik saya sudah terpenuhi. Untuk moral saya tanya balik ke Anda. Jangan saya terus yang ditanyakan. Mana yang lainnya, yang lain ke mana?" tukas mantan Ketua MPR ini.
Berbagai agenda reformasi yang masih terbengkalai antara lain, di bidang pendidikan yang cenderung feodal, tidak tercapainya demokrasi hukum dan ekonomi.Â
(pie)
Berita Terkait 'reformasi/demokratisasi'