o1 o2

News


Ba'asyir Maafkan Soeharto

Kamis, 10 Januari 2008 - 08:26 wib
text TEXT SIZE :  
Share

MAGELANG - Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jateng, Ustad Abu Bakar Ba'asyir mengaku sudah memaafkan semua perbuatan mantan Presiden Soeharto, atas dirinya.

"Kalau kesalahan sesama manusia, tentu kita maafkan. Karena itu yang paling baik," ujarnya, di sela-sela pengajian Tahun Baru Hijriah 1429 di Kampung Magersari, Kota Magelang, Rabu (9/1/2008) malam.

Dia pun juga mengajak semua masyarakat untuk mendoakan kesembuhan mantan penguasa Orde Baru tersebut. Namun, lanjut Ba'asyir masih ada kesalahan Soeharto yang dirinya tidak mempunyai hak untuk memaafkan. Yakni, pelanggaran atas syari'at Islam dengan menolak syari'at Islam sebagai hukum positif.

"Untuk itu saya anjurkan beliau bertobat, membaca kalimat Syahadat dan mengakui kesalahannya," ujarnya.

Dia pun juga mengaku, sudah memaafkan sikap pemerintah sesudahnya yang sempat menahan dirinya selama empat tahun. Dia mengatakan tidak akan menuntut pemerintah.

"Kita maafkan kesalahan secara pribadi. Tapi melanggar syari'at itu bukan hak saya, itu urusannya Allah. Untuk itu, saya nasehati supaya bertaubat," katanya.

Ba'asyir mengatakan, Sang Pencipta adalah Maha Penyayang. Betapa pun besar kesalahannya seseorang akan tetap dibuka pintu tobat, selama sebelum sakaratul maut. Atas dasar itu, dia menganjurkan Pak Harto dan keluarganya mengoreksi diri kesalahannya tentang Islam.

"Bukan saya pribadi, itu sudah kita maafkan. Insya Allah nggak ada kesalahan apa-apa. Tetapi terhadap Islam ini kasihan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga menyatakan pentingnya fungsi hijrah. Baik dalam arti batin, dari perbuatan kemaksiatan (munkar) kepada perbuatan yang baik (sholeh). Maupun hijrah secara fisik, yakni berpindah dari negeri Jahiliah yang penuh fitnah menuju negeri yang petunjuk dan penuh hidayah.

"Untuk itu, umat Islam dianjurkan mempunyai satu sifat loyal dan berlepas diri. Loyal kepada ajaran agama, dan berlepas diri dari yang bertentangan dengan ajaran Islam," katanya.
(Muhammad Slamet/Sindo/jri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 04:04 wib

    KPU Dinilai Ceroboh Cabut SEB Panwas

  • Rabu, 10 Februari 2010 03:03 wib

    Polisi Selidiki Ledakan Genset RSU Pirngadi

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:30 wib

    Polisi Ditembak, Saksi Kunci Masih Diamankan

  • Rabu, 10 Februari 2010 02:03 wib

    Pelaku Penembak Polisi Tidak Sendirian

  • Rabu, 10 Februari 2010 01:25 wib

    Pencabutan Moratorium TKI Tertunda

  • o3 o4