KENDARI - Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Kelurahan Kasilampe, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pemilik rumah, Musnawar, sedih karena putrinya, Risky Rahma Pertiwi, tewas tertimpa tembok pembatas sekolah.
Padahal, anak pertama dari tiga bersaudara yang duduk di kelas 5 SDN Kendari ini tak lama lagi memasuki usia 11 tahun.
Menurut Ratna, guru korban, saat kejadian Risky tengah mengikuti olahraga senam di halaman sekolah, Kamis (17/1/2008). "Tiba-tiba, tembok pembatas sekolah roboh dan menimpa kakinya," ujar Ratna.
Awalnya teman-teman Risky sempat berteriak dan berlari saat tembok lainnya akan menyusul roboh. Namun, tembok yang sudah menimpa kaki Risky membuat bocah mungil itu tak mampu berlari. Kronologi itu juga dibenarkan Asmar dan Irfan, kawan korban yang saat kejadian berada di samping Risky.
Usai kejadian, Dinas Pendidikan Kota Kendari langsung meninjau tempat kejadian perkara. Begitu pula aparat Polsek Kota Kendari. Namun, ayah Risky, Musnawar, meminta kasus ini tidak perlu dilanjutkan. Keluarga, kata Musnawar, sudah mengikhlaskan kepergian Risky.(Ahmad Nizar/Global/jri)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan