o1 o2

News


Hotel-Hotel di Solo Full Booked!

Minggu, 27 Januari 2008 - 19:16 wib
text TEXT SIZE :  
Share

SOLO - Meninggalnya Pak Harto memberikan dampak yang cukup signifikan di Kota Solo. Hotel-hotel bintang empat dan bintang lima langsung penuh. Full booked!

Aksi pesan kamar hotel di Solo dilakukan dari Jakarta. Rata-rata, pemesan kamar hotel ingin takziah atas meninggalnya penguasa Orde Baru tersebut.

Sejumlah hotel yang dipastikan penuh karena dibooking dari Jakarta antara lain Hotel Lor In, Hotel Sahid Jaya, Hotel Novotel, The Sunan Hotel, dan hotel-hotel lainnya.

Pemesanan kamar hotel mulai masuk sejak Pak Harto dinyatakan wafat pukul 13.10 WIB, Minggu (27/1/2008).

"Hingga kini sudah ada sekitar 50 kamar yang dipesan dari Jakarta akibat Pak Harto meninggal," jelas PR Officer Hotel Lorin Solo Ira Oktarini.

Menurut dia, hingga kini revervasi kamar dari Jakarta terus mengalir. Namun, karena penuh, Lor In menolak pemesanan kembali. Rata-rata, pemesanan kamar untuk dua hari. Hotel bintang lima itu sendiri disebut-sebut milik keluarga Cendana, yakni Tommy Soeharto.

Hanya saja, Ira mengaku tidak tahu apakah keluarga Cendana akan transit di Lor In atau tidak. Dia hanya dapat memastikan pemesanan kamar datang dari Jakarta.

Dia menambahkan, sejak Pak Karto kritis beberapa waktu lalu, pihaknya juga sudah menyiapkan kamar hotel untuk pihak-pihak dari Jakarta. Hanya saja, seiiring dengan membaiknya kondisi Pak Harto, pesanan kamar itu akhirnya dilepas kembali.

Penuhnya kamar hotel juga dialami Hotel Novotel. Hotel bintang empat di Jalan Gajah Mada itu juga full booked untuk untuk keperluan meninggalnya Pak Harto.

Marketing and Promotion Hotel Novotel Mirza Ariyani Suwarno mengatakan, sejak kabar Pak Harto meninggal, hotelnya langsung kebanjiran pesanan dari Jakarta. Sayangnya, dia enggan menyebut siapa saja yang sudah memesan. Menurut dia, kalau toh ada pejabat yang meningap, biasanya yang memesan kamar bukan yang bersangkutan langsung.

"Wah, kalau itu saya tidak bisa memberikan keterangan. Yang jelas sudah penuh," ujarnya ketika dikonfirmasi.

Dia menambahkan, pesanan kamar yang masuk rata-rata untuk dua hari. Hotel lain yang juga penuh adalah Hotel Sahid Jaya dan The Sunan Hotel.

PR Manager Hotel Sahid Jaya Lina Agustin menjelaskan, sebelum ada kabar Pak Harto meninggal, tingkat okupansi hotel hanya sekitar 30%. Nah, begitu kabar Pak Harto meninggal, pesanan kamar langsung berdatangan. Saat ini, kamar hotel sudah penuh.

"Pesanan kamar untuk keperluan Pak Harto sekitar 70%," jelasnya.

Lina menjelaskan, saat ini pesanan masih terus datang. Hanya saja, karena kamar sudah penuh, pesanan yang datang terpaksa ditolak.

Dia menambahkan, sejumlah pejabat sudah pasti akan menginap di Hotel Sahid Jaya. Antara lain Kedubes New Zealand dan Prabowo Subianto, mantan menantu Pak Harto.
(Sumarno/Sindo/jri)

Bagi Pengguna Ponsel, BlackBerry Nikmati Berita Terkini Di http://m.okezone.com
Share
 Ada 0 komentar untuk berita ini. Komentar Anda?

Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Sabtu, 20 Maret 2010 11:36 wib

    Kiat Sukses Deniek G Sukarya

  • Sabtu, 20 Maret 2010 11:05 wib

    Penundaan Kunjungan Obama Multifaktor

  • Sabtu, 20 Maret 2010 11:03 wib

    KPU Blora Pulangkan Calon Bupati 'PDIP'

  • Sabtu, 20 Maret 2010 10:31 wib

    Pesta Miras di Kuburan, Empat Pemuda Temui Ajal

  • Sabtu, 20 Maret 2010 10:17 wib

    Obama Tunda Kunjungan, Latihan Pengaman Berlanjut

  • o3 o4