PALEMBANG - Gara-gara telepon seluler (ponsel), Santi (30) melaporkan pacarnya Yd (26), karena telah menyiksa dia hingga mengalami luka ditubuhnya. Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke Mapoltabes Palembang.
Dihadapan petugas, korban menceritakan, peristiwa itu penganiayaan itu terjadi Minggu (16/3/2008) di rumah korban, Jalan Perumnas Simpang Borang Lorong Mataram No 8 RT 26, Kelurahan Sako Kenten, Palembang,
Menurut korban, telah terjadi salah paham antara dia dengan pacarnya. Sejak sebulan lalu, pacarnya meminjam ponsel nokia 1600 milik korban. Dan sejak saat itu, ponsel tersebut tidak pernah kembali.
"Malam itu dia datang kerumah. Lalu aku menanyakan tentang hp tersebut, rupanya dia tersinggung dan langsung memukul aku," kata korban.
Rupanya setelah ditanyakan, terlapor langsung marah-marah dan memukul tubuh korban hingga mengenai bahu kanan. Tidak itu saja, terlapor juga menghimpitkan jari manis korban ke pinggiran lemari dan menjepitkan lengan korban ke pinggiran ranjang korban. Melihat kelakuan terlapor, korban kemudian menjerit dan meminta bantuan tetangganya.
"Aku berteriak-teriak kesakitan. Mendengar aku menjerit, lalu dia melepaskan jepitan itu dan langsung melarikan diri," jelas Santi pada petugas.
Peristiwa pemukulan itu, kata korban, dilatar belakangi oleh Ponsel miliknya yang dijual oleh terlapor kepada kakaknya tanpa sepengetahuan dia. Terlapor meminjam ponsel itu sekitar sebulan yang lalu. Karena percaya, korban kemudian meminjamkannya.
Rupanya, ponsel itu telah berpindah tangan. Hal itu dia ketahui, ketika menelepon nomor ponsel didalam ponsel tersebut, dan diangkat oleh Kakak terlapor.
"Menurut Kakaknya, ponsel itu telah di belinya dari pacar aku itu. Aku jelaskan, bahwa ponsel itu milik aku, kenapa dijual. Lalu aku tanyakan pada orang bersangkutan rupanya dia tersinggung lantas memukuli aku," jelas korban.
Tidak terima atas sikap tersebut, korban didampingi oleh keluarganya melaporkan hal tersebut ke Mapoltabes Palembang. Kasat Reskrim Poltabes Palembang, Kompol Kristovo Ariyanto membenarkan telah menerima laporan dari korban. Dan saat ini pihaknya masih memeriksa saksi korban secara intensif dan akan mengusut kasus tersebut.(Muhammad Uzair/Sindo/ism)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad