JAKARTA - Lima aksi unjuk rasa akan digelar di Jakarta. Berdasarkan informasi dari Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, salah satu aksi demo akan melibatkan massa sekitar 500 orang. Diperkirakan, aksi itu akan menimbulkan kemacetan.
Informasi tersebut berdasarkan keterangan yang diterima okezone dari Traffic Management Center (TMC), Polda Metro Jaya, Senin (17/3/2008).
Aksi pertama, sekira 500 orang dari Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA), direncanakan pada pukul 09.00 WIB akan melakukan unjuk rasa di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Selanjutnya, masih pada jam yang sama, elemen masyarakat yang menamakan Lembaga Pemberantasan Korupsi dan Penyelamat Indonesia (LPKPI) akan melakukan unras di dua tempat. Dua lokasi itu yakni di Kantor Diknas DKI Jalan Kampung Melayu Timur, Jakarta Timur. Kemudian, aksi dilanjutkan di Kantor Kejati DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Aksi ketiga, akan berlangsung di PN Pusat, Jalan Gajah Mada Jakpus dari Himpunan Mitra Gamasmart (HIMIGA). Tujuan aksi ini, meminta PN Jakpus menangani kasus Penipuan Nasabah PT Gamasmart Karya Utama secara Profesional. Aksi akan berlangsung pukul 09.00 -12.00 WIB.
Aksi unjuk rasa keempat pukul 10.00 WIB. Aksi akan berlangsung di Kantor Kejaksaan Agung, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan. Aksi ini dari elemen masyarakat yang menamakan Friendly For Future (LSM?F2), dengan massa sekitar 150 orang. Tujuan aksi ini, meminta Kejaksaan Agung menyita Aset-aset milik Syamsul Nursalim.
Aksi terakhir, demo akan berlangsung di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Aksi dilakukan elemen Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara pada pukul 10.00-14.00 WIB. Dalam aksinya kali ini, mereka akan meminta KPK mengambil alih penyelidikan kasus dugaan Korupsi Wiltop Trade Centre, Water bom, Pembangunan Mess Perwakilan Jambi, di Jakarta yang dilakukan oleh Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin.
Untuk itu, pengguna jalan diharapkan berhati-hati jika melewati titik-titik ruas jalan yang dilewati aksi unjuk rasa. Karena, dalam melakukan aksinya, biasanya, para pengunjuk rasa sering meminta perhatian pengguna jalan yang melintas. Akibatnya arus lalu lintas tersendat.(ism)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan