News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Warga Padang Geruduk Salon 'Plus-Plus'

Senin, 31 Maret 2008 - 22:29 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Rus Akbar - Okezone

PADANG - Warga Padang Sumatra Barat, tiba-tiba terpancing emosinya karena di sekitar pemukiman warga di Jalan Adinegoro, Kelurahan Lubuk Buaya, berdiri sebuah salon yang diduga memberi fasilitas 'plus-plus'. Warga yang sudah terpancing emosinya ini menggeruduk salon dan melempari dengan benda tumpul.

Informasi yang diperoleh Kepala Kantor Pol PP Kota Padang, Dedi Henidal menyebutkan, mengamuknya warga ini diawali kericuhan ketika petugas Satpol PP melakukan razia di salon tersebut. Ketika itu, salah satu keluarga pemilik salon mengamuk dan melukai petugas dan seorang wartawan.

Nah, melihat aksi penghuni salon yang brutal, warga yang juga turut menyaksikan razia petugas langsung naik pitam. Mereka spontan melempari salon dengan batu dan kayu dan memecahkan kaca-kaca salon tersebut.

Bahkan emosi warga berlangsung cukup lama. Mulai pukul 15.00 WIB-20.00 WIB massa masih mengepung salon yang diduga melayani plus-plus tersebut. Meski sempat diredakan petugas, namun jumlah Satpol PP yang minim, tak membuat emosi warga surut.

Tapi, di tengah-tengah suasana yang sedang tegang, salah satu penghuni Salon milik Helen tersebut, keluar rumah dan melempari warga yang mengepung dengan botol. Tak hanya itu, dia juga mengejar warga yang melempari salon.

Beruntung petugas yang berada di lokasi cukup sigap. Pemuda bernama Kris yang mengejar warga langsung diberik tembakan peringatan, hingga akhirnya menyerah. Akhirnya petugas mengamankan delapan orang di salon tersebut.

Kedelapan orang tersebut adalah Helen pemilik salon 42, Sari 24 (anak), Ade 20 (anak),  kemudian dua orang yang dicurigai sebagai pelayan lelaki hidung belang, Sari 18 dan Mayar 22 yang juga berstatus sebagai pegawai. Kemudian ada juga laki-laki bernama Budi Kurnia 20 tahun, Naldi 33 tahun, Heru Siswanto 18, dan Firnanda 25.(ahm)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4