JAKARTA - Kartunis Denmark pembuat kartun Nabi malu karyanya dicuplik dalam fim Fitna. Dia membalasnya dengan menggambar Geert Wilders memakai sorban berbentuk bom di kepala.
"Kartunis yang menggambarkan kartun Nabi dan dicuplik, mengaku malu karena karyanya dimuat Wilder di dalam filmnya," ujar Budayawan Radar Pancadahana dalam diskusi yang mengetengahkan tema 'Film Fitna dan Kerukunan umat beragama di Indonesia' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (5/4/2008).
Diceritakan, pada bagian akhir film dimunculkan gambar kartun Nabi Muhammad SAW dengan sorban berbentuk bom di kepala, yang diambil dari kartun Jyllands-Posten.
"Fitna jelas merupakan film murahan yang buruk. Seperti anak kecil yang mencari perhatian dengan memecahkan gelas," tegasnya.
Radar bercerita bahwa kartunis tersebut membuat kartun bukan sebagai reaksi pada Islam. Tapi, itu ditujukan pada teroris dan ekstremis. Sebagai balasannya, kini kartunis tersebut telah merilis gambar terbaru yang menggambarkan Geert Wilders memakai bom di kepalanya. Kartun tersebut bertuliskan "Awas Geert Wilder!". (hri)(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan