News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Mega: Masyarakat Menderita karena Tak Pilih Saya

Minggu, 6 April 2008 - 19:05 wib
text TEXT SIZE :  
Share
TB Ardi Januar - Okezone

BEKASI - Kondisi masyarakat yang semakin hari semakin susah disebabkan masyarakt Indonesia salah memilih pemimpin. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan kesulitan tersebut akibat masyarakat hanya memilih orang ganteng saja.

"Saya sudah berkeliling ke daerah lain, semua masyarakat mengeluhkan kondisi sekarang pada saya. Siapa suruh waktu itu mereka tidak memilih saya," kata Mega saat orasi dalam Kampanye Cagub Jabar, Agum-Nu'man di Lapangan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (6/4/2008).

Dalam pidatonya Mega juga mengkritisi para wanita Indonesia yang tidak mempunyai pendirian.

"Jadi kalau sekarang rakyat susah, itu karena tidak memilih saya. Tapi malah pilih yang ganteng-ganteng. Para kaum wanita banyak yang tidak punya pendirian. Padahal kalau susah, wanitalah yang pertama merasakan," tegasnya.

Mega menegaskan, dirinya berbicara seperti itu bukan bermaksud untuk memprovokasi namun. "Kalau provokator itu sembunyi, kalau saya berdiri di sini," teriaknya.

Pemilu 2004 lalu, pasangan Megawati dengan Hasyim Muzadi kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla. Saat itu pasangan Mega-Hasyim kalah saat pilpres putaran ke dua.
(kem)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4