News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Jadi Partai Sekuler, PKS Raup Suara di 2009

Rabu, 30 April 2008 - 08:01 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Anggi Kusumadewi - Okezone

JAKARTA - Menjelang Pemilu 2009, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dinilai berhasil menarik kelompok-kelompok yang beraliran non-Islam.  Dengan demikian, di masa mendatang diprediksi profil PKS akan bergeser menjadi lebih sekuler.

"Dulu PKS dicap sebagai partai politik yang seratus persen bernuansa Islam, namun sekarang terbukti pluralitas sehingga di tubuh PKS mengalami peningkatan pesat. PKS masa kini aktif menggalang koalisi dengan partai-partai non-Islam.  Hal ini sekaligus menunjukkan semakin piawainya strategi politik PKS," kata pengamat politik Indro Cahyono kepada okezone, Rabu (30/4/2008).
 
Dia menambahkan, Partai yang bermarkas di Mampang Prapatan Jakarta ini sejak awal mengukuhkan dirinya sebagai partai dakwah. Hal itu tercantum dalam visi umum PKS, yakni sebagai partai dakwah penegak keadilan dan kesejahteraan dalam bingkat persatuan umat dan bangsa.
 
"PKS rupanya sadar bahwa dia harus lebih luwes bergerak menyentuh dan mengambil hati semua kalangan, tidak hanya kelompok Islam saja.," paparnya.
 
Pluralistis adalah kata kuncinya. Secara perlahan tapi pasti, PKS mulai merubah citranya menjadi partai yang lebih plural. Hal ini mutlak diperlukan demi kesuksesan PKS.  Terlebih di Indonesia yang notabene merupakan negara dengan tingkat pluralitas tinggi.
 
PKS, lanjutnya, mungkin saja memperoleh peningkatan suara yang signifikan dalam Pemilu 2009 nanti. Tetapi, ujar Indro, peningkatan suara tersebut justru akan datang dari kelompok non-Islam dan bukan kelompok Islam.

"Intinya sekarang PKS menonjol bukan karena dia partai Islam, tapi karena daya tariknya meningkat bagi kalangan non-Islam," tegas pengamat dari UI ini.
(kem)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4