BALIKPAPAN - Janji peningkatan lapangan pekerjaan, pendidikan murah dan pelayanan kesehatan gratis, selalu jadi bahan jualan calon kepala daerah dalam kampanye di setiap pilkada.
Namun tidak di Pilkada Kaltim. Di provinsi ini, pasangan calon kepala daerah harus menjual janji untuk membangun fasilitas listrik dan air bersih. Ya kedua isu itu akan menjadi kecap ( baca: janji) yang laku dijual.
"Ini berbeda dengan pilkada-pilkada lain yang menyoroti masalah pengangguran dan kesehatan gratis," ujar peneliti dari Pusat Studi Demokrasi dan HAM Surabaya, Muhamad Akpar.
Hal itu disampaikan dalam pemaparan hasil survei terkait Pilkada Kaltim mendatang, di depan pasangan calon gubernur/wakil gubernur Awang Faroek- Farid Wajdi (Afi) di Novotel, Balikpapan Kaltim, Minggu (4/5/2008).
Dia melanjutkan, kalau pasangan Afi konsisten memperjuangkan aspirasi itu, dan mampu menyelesaikan kendala-kendala yang muncul seperti penggelembungan data, kampanye hitam, kemungkinan pasangan Afi akan muncul sebagai pemenang.
Keberhasilan Awang menjabat Kutai Timur dalam menangani program pendidikan dan kesehatan gratis, menurut dia bisa menjadi modal dasar.
Menanggapi, itu Awang mengatakan dalam prakteknya aspirasi itu sudah dijalankan. "Contohnya soal listrik, besok saya akan meneken MoU 2x100 megawat listrik. Jadi kalau semua bekerja secara optimal saya percaya diri bisa terpilih," tandasnya yakin.
Pemaparan hasil survey dilakukan dua lembaga penelitian yaitu LP3ES dan Pusat Studi Demokrasi dan HAM Surabaya. Berdasarkan survei yang dilakukan satu bulan terakhir menunjukan keunggulan angka untuk pasagan Afi.
LP3ES mencatat Afi memperoleh 34 % dan survey Pusat Studi Demokrasi HAM Surabaya menunjukan Afi memperoleh 43%.
Pasangan kedua Ahmad Amin- Hadi Mulyadi berada di belakangnya dengan meraih 23%.
Pasangan peserta Pilkada Kaltim yang akan maju pada pemilihan 26 Mei mendatang ini adalah Awang Faroek-Farid Wajdi, Ahmad Amin-Hadi Mulyadi, Jusuf SK-Luther Kombong, dan Nusyirwan Ismail-Heru Bambang.
(Amir Sarifudin /Trijaya/fit)
Berita Terkait 'Pilgub Kaltim'