JAKARTA - Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L) DPP PPP, mulai Minggu-Selasa (11-13/05)Â akan menggelar rapat koordinasi (Rakornas) untuk membahas persiapan pemenangan pemilu. Dalam rakornas itu, akan dirumuskankan persyaratan rekrutmen calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2009.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L) PPP Akhmad Muqowam mengatakan, rekrutmen caleg akan dilakukan lebih selektif. Menurut dia, rekrutmen caleg pada Pemilu 2009 merupakan koreksi terhadap rekrutmen masa sebelumnya.
"Salah satunya harus ada kesediaan bagi caleg untuk mundur jika terbukti terlibat dugaan kasus korupsi," kata Muqowam, Sabtu (10/5/2008).
Dia mengaku, salah satu latar belakang munculnya aturan tersebut setelah anggota Fraksi PPP Al Amin Nur Nasution terlibat dugaan korupsi. Secara umum, lanjut dia, ketentuan tersebut memang untuk meningkatkan kualitas caleg dari PPP.
Sementara itu, Wakil Sekretaris LP2L Muhammad Arwani Thomafi mengatakan, salah satu strategi memenagi Pemilu 2009 adalah dengan memaksimalkan peran caleg.
Menurut dia, setiap caleg diberi tugas membentuk operator tim sukses pemenangan pemilu di setiap desa. Sehingga, dalam menghadapi Pemilu 2009 lebih mengutamakan kinerja tim.
"Undang-Undang Pemilu Baru mengatur mengenai ketentuan
Parliamentary Threshold (PT). Dengan sistem itu, seluruh elemen partai harus berkerjasama, tidak bisa jalan sendiri-sendiri," ungkap Wasekjen DPP PPP ini.
Arwani menambahkan, dalam rakornas mendatang disampaikan mengenai strategi pemenangan pemilu. Selain itu, pihaknya akan mengevaluasi kinerja kader penggerak partai (KPP) yang telah dibentuk beberapa waktu lalu.
(Ahmad Baidowi/Sindo/fit)