NEWS TICKER :

News

Dua Pewaris Kerajaan di Bali Berseteru
Senin, 12 Mei 2008 - 16:44 wib
BADUNG - Hubungan antara pewaris Kerajaan Badung dengan Kerajaan Mengwi memanas. Pasalnya, tokoh Kerajaan Mengwi yang juga Bupati Badung, Anak Agung Gde Agung, mengusulkan perubahan nama ibu kota Kabupaten Badung.

Gde Agung mengusulkan Mangu Pura sebagai nama ibu kota baru bagi Kabupaten Badung. Adapun usulan lokasi berada di Desa Mengwi. Usulan inilah yang ditentang oleh tokoh Puri Pemecutan, pewaris Kerajaan Badung.

Tokoh Puri Pemecutan Anak Agung Ngurah Putra Darmanuraga mengatakan, sejarah Kabupaten Badung tidak terlepas dari sejarah Kerajaan Badung. Wilayah Kerajaan Badung ini dulunya meliputi Kota Denpasar dan Kabupaten Badung saat ini.

"Sebab itu, dulu yang dikenal hanya Kabupaten Badung dan beribu kota di Denpasar. Baru pada 1992 dilakukan pemekaran, Badung dimekarkan dan melahirkan Kota Denpasar," ujarnya, Senin (12/5/2008).

Menurut Darmanuraga, meski sudah berdiri sendiri, Kabupaten Badung tidak lantas bisa menetapkan ibu kota baru. Terlebih penetapan tersebut mengesampingkan fakta sejarah bahwa ibu kota Badung berada di Denpasar.

"Tidak perlu membuat ibu kota baru. Cukup orang mengenal Kabupaten Badung dengan kawasan pemerintahan di Sempidi. Sebab, penetapan nama-nama baru akan mengaburkan sejarah kerajaan yang ada di Bali," imbuhnya.

Sebagai bentuk keberatan, Darmanuraga menjadwalkan audiensi dengan DPRD Badung. Dalam surat permohonan audiensi yang disampaikan hari ini, dia melampirkan sejarah Kerajaan Badung yang ditulis Henk Schuttle Nordholt atas nama Haarlmen Holland tertanggal 19 Agustus 1984. (Miftahul Ulum /Sindo/jri)
250x250 250x250