JAKARTA - Ribuan mahasiswa masih bertahan di depan Istana Negara menanti tanggapan pemerintah atas tuntutan mereka. Bahkan para aktivis kampus itu mengancam akan menginap di depan kantor presiden itu.
"Besar kemungkinan kita akan menginap jika tidak ada tanggapan dari pemerintah," ujar Koordinator BEM se-Indonesia, Budianto, di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2008).
Dalam aksi demo memperingati 10 tahun reformasi ini, sedikitnya 5 ribu aktivis BEM menyerukan 'Tugu Rakyat' alias tujuh tuntutan rakyat. Tuntutan mereka adalah nasionalisasi aset-aset strategis bangsa, wujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi rakyat, tuntaskan kasus BLBI dan kasus Soeharto beserta kroni-kroninya.
Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah untuk mengembalikan kedaulatan bangsa pada sektor pangan, ekonomi dan energi, menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi rakyat, tuntaskan reformasi birokrasi dan berantas mafia peradilan dan terakhir selamatkan lingkungan dan tuntaskan kasus lumpur Lapindo Brantas.
Selain 5 massa BEM se-Indonesia, sekira 1.500 massa yang tergabung dalam Front Rakyat Menggugat juga masih bertahan di depan Istana Negara.
(pie)
Berita Terkait 'reformasi/demokratisasi'