JAKARTA - Gempa di China berdampak kerusakan dan korban jiwa dalam jumlah besar. Namun masyarakat diimbau tidak perlu khawatir gempa tersebut akan mengakibatkan gempa serupa di Indonesia.
"Masyarakat tidak perlu cemas," ujar Kepala Bidang Gempa Bumi/BMG, Suharjono, saat berbincang dengan okezone, Rabu (14/5/2008).
Suharjono menjelaskan gempa terjadi akibat patahan melepaskan energi. Bumi terus bergerak tidak hanya di China , probabilitas gempa terus pasti ada, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, di mana lempengan-lempengan saling berinteraksi.
"Sekarang ini kan di bumi terdiri dari lempengan-lempengan yang dinamik pada bagian yang tidak tahan pertemuan lempengan tektonik itu terjadi gempa bumi. Probabilitas gempa terus terjadi tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia," urainya.
Di dunia ini terdapat lempengan-lempengan pada kulit bumi yang saling berinteraksi." Ada lempengan yang saling berinteraksi. Ada di china, Nepal, Turki sampai Amerika dan Italia tempat pertemuan blok-blok itu," terang Suharjono.
"Tak perlu terlalu khawatir. Tapi ingat kita di Indonesia hidup di daerah yang probabilitas terjadinya gempa itu tinggi seperti di Jepang," tambahnya.Â
(fit)
Berita Terkait 'gempa'
- Bengkulu Digoyang Gempa 5,1 SR
- Gempa 5,1 SR Goncang Wilayah Lampung
- Gempa 5,7 SR Goyang Pekalongan
- Gempa 5,1 SR Guncang Papua
- Gempa 5,0 SR Usik H2 Lebaran di Mentawai
- Bumi Papua Digoncang Gempa Berkekuatan 5,4 SR
- Gempa Bumi Berskala 5,5 SR Terjadi di Bengkulu
- Pagi Ini, Gempa 5 SR Guncang NTT
- Dili Diguncang Gempa 5,4 SR
- Gempa 3,6 SR Goyang Bantul