News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Warga Ancam Robohkan Tower XL

Rabu, 14 Mei 2008 - 19:42 wib
text TEXT SIZE :  
Share

KEDIRI - Warga Kelurahan Ngronggo, Kec Pesantren, Kota Kediri mengancam akan merobohkan tower milik perusahaan seluler XL. Tower yang berdiri di tengah pemukiman padat penduduk dan pasar tradisional itu diduga tidak memiiki izin dan gangguan dari warga sekitar.

Maryanto, salah seorang warga RT 06, Kel Ngronggo mengatakan, sejak pendiriannya pada tahun 2006 silam hingga sekarang manajemen XL selaku pemilik tower tidak pernah mengajukan izin gangguan kepada warga. Padahal keberadaan tower tersebut sangat mengancam keselamatan ratusan warga yang bermukim di bawahnya.

"Sejak dulu upaya kami untuk meminta penjelasan dari XL tidak pernah ditanggapi. Kami sudah lelah mencari keadilan," ujarnya, Rabu (14/5/2008).

Dia menduga, pihak XL telah merekayasa izin gangguan dari 17 KK yang bermukim di dekat tower dengan membubuhkan tanda tangan palsu. Padahal selama ini warga tidak pernah menandatangani surat dan kompensasi financial dari XL.

Atas kondisi itu, warga mengancam akan merobohkan tower tersebut jika tidak ada itikad baik dari XL untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Kesabaran warga sudah habis setelah sekian tahun konflik itu tidak menemukan titik terang. "kami akan merobohkan tower kalau tidak ada kejelasan dari XL," ancam Maryanto.

Menanggapi ancaman itu, petugas perwakilan XL di Kediri, Azhari Majid mengakui kesalahannya. Ia berjanji akan menyampaikan tuntutan warga kepada atasannya agar segera mendapat solusi.

"Kami mohon maaf dan akanĀ  segera menyampaikan tuntutan ini kepada pimpinan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan selesai," katanya.
(Hari Tri Wasono/Sindo/kem)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4