YOGYAKARTA - Mantan Ketua Umum MPR Amien Rais mendukung langkah KPK yang akan memeriksa sumbangan perkawinan putri Sri Sultan HB X yang telah berlangsung beberapa pekan lalu.
Namun demikian Amien juga berharap agar KPK bersikap adil dalam kasus serupa. Ia mendesak KPK memeriksa kebenaran kabar biaya perkawinan putra Presiden SBY Agus Harimurti dan Anisa Pohan tiga tahun silam di Istana Bogor, yang kabarnya menghabiskan dana Rp5 miliar.
"KPK harus buka kembali biar adil. Kabarnya dulu dalam perkawinan putranya di Istana Bogor mencapai Rp5 miliar," kata Amien usai menjadi pembicara dalam Simposium Nasional 100 tahun Harkitnas, di Pasca Sarjana UGM, Yogyakarta, Jumat (16/5/2008).
Menurut Amien, yang perlu ditanyakan oleh KPK adalah asal uang Rp5 miliar tersebut. Apakah berasal dari mertua dan besan Presiden SBY, ataukah dari pihak lain.
"Kemarin kan hampir semua media massa mengungkap perkawinan putra Pak SBY mencapai Rp5 miliar. Itu dari mana, dari mertua atau besannya atau yang lain?" tambahnya.
Sebelumnya, di tempat terpisah Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X juga sudah mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa jumlah sumbangan bagi pernikahan putri ketiganya GKR Maduretno dengan KPH Purbodiningrat.
Sultan juga menyatakan sudah melakukan komunikasi dengan KPK perihal rencana pemeriksaan itu. Langkah ini ditempuhnya agar semua bisa dikoordinasikan dan disesuaikan dengan waktu luangnya.
Sebelumnya lagi, KPK telah memeriksa rumah dinas Ketua MPR Hidayat Nurwahid yang baru saja menikah dengan dr Diana Abbas Thalib.(jri)
(Satria Nugraha/Trijaya/mbs)

