NEWS TICKER :

News

HTI: Menaikkan BBM zalim!
Sabtu, 17 Mei 2008 - 11:59 wib
YOGYAKARTA - Lebih dari 400 massa dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Yogyakarta hari ini menggelar unjuk rasa menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM awal Juni depan.

Aksi yang diikuti oleh puluhan orang termasuk ibu-ibu dan anak-anak tersebut dipusatkan di perempatan kantor pos besar Yogyakarta.
 
Dalam aksi tadi, mereka juga nampak membawa berbagai perabotan dapur seperti wajan dan jeriken. Selain itu berbagai poster dan spanduk mereka bawa antara lain bertuliskan "Menaikan BBM mezalimi rakyat"," BBM naik rakyat menjerit" dan "Tolak kenaikan harga BBM".
 
Hawari Ibnu Mukrom, orator dalam HTI mengatakan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM rata-rata 30% akan semakin menyengsarakan rakyat.
 
"Kenaikan harga BBM akan memicu naiknya harga barang dan jasa lainnya. Ini kebijakan zalim," kata Hawari dalam orasinya di perempatan kantor pos Yogyakarta, Sabtu (17/5/2008).
 
Sementara itu HTI juga melihat, bahwa bantuan langsung tunai (BLT) yang akan digulirkan pemerintah bagi 19 juta rakyat miskin dinilai tidak mencukupi karena selain jumlahnya kurang, juga sifatnya hanya sementara.
 
"Kompensasi yang diterima rakyat miskin harusnya sekitar Rp168.000. Kalau hanya Rp100.000 per bulan itu masih kurang, dan hanya untuk 19 juta rakyat miskin. Padahal jumlah rakyat miskin lebih dari itu," tuturnya.
 
Menurut HTI Yogyakarta, masih ada cara lain yang bisa ditempuh pemerintah agar tidak menaikkan BBM yaitu penghematan belanja negara hingga 20% khususnya dari lembaga negara dan pemerintah, penjadwalan kembali angsuran utang, serta pemanfataan dana APBD yang masih mengendap di Bank Indonesia dalam bentuk SBI. (Satria Nugraha/Trijaya/kem)
250x250 250x250