JAKARTA - PKB kubu Muhaimin Iskandar khawatir konflik internal akan mempengaruhi perolehan suara pada Pemilu 2009. Wakil Sekjen DPP PKB kubu Muhaimin, Marwan Ja?far khawatir perolehan suara pada Pemilu 2004 tidak bisa dipertahankan.
Karena itu, setelah konflik kali ini selesai, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi menghadapi Pemilu 2009.
"Berdasarkan survei terbaru, suara PKB hanya 42.6 persen. Ini sangat jauh menurun dari perolehan Pemilu 2004 sebesar 10.57 persen," katanya di sela rapat paripurna DPR, Rabu (21/5/2008).
Marwan menyatakan, akhir tahun lalu berdasarkan hasil survei Indo Barometer tergadap 1200 responden, PKB menempati urutan keempat dengan 7,5 persen. Pihaknya yakin, penurunan sentimen politik terhadap PKB dipengaruhi oleh konflik internal.
"Kalau terus-terusan seperti ini, kita remuk," ujarnya.
Untuk mengembalikan sentimen politik terhadap PKB, pihaknya akan memaksimalkan pada empat hal. Pertama, menggalakkan kembali pengajian masyura yang sempat terhenti. Menurut dia, pengajian tersebut merupakan gagasan murni dari kubu Muhaimin.
Kedua, PKB akan menggalakkan kembali konsep green party (partai hijau). Marwan mengklaim, konsep partai hijau didukung semua pihak. Bahkan, para aktivis lingkungan pun sempat bergabung.
Ketiga, pihaknya akan memantapkan kaderisasi hingga ke tingkat ranting. Keempat, PKB akan kembali menghidupkan akademi politik kebangsaan (Akpolbang). Menurut Ja?far, melalui Akpolbang PKB bisa melakukan tranformasi ilmu dan pengalaman politik kepada para kadernya.
"Kurikulum Akpolbang tertata dengan rapi. Melalui lembaga ini kita akan menghasilkan calon pemimpin masa depan yang punya visi dan pengetahuan politik mumpuni," ungkapnya.
(Ahmad Baidowi/Sindo/hri)
NEWS TICKER :

