JAKARTA - DPR membantah telah membantah membatalkan rapat konsultasi kenaikan BBM dengan pemerintah. Batalnya rapat konsultasi kenaikan BBM dikarenakan tidak adanya respon dari pemerintah.
Keputusan pembatalan tersebut akhirnya diambil setelah, adanya pertemuan Ketua DPR Agung Laksono dengan para pimpinan fraksi, Rabu 21 Mei. Jadi, Pembatalan rapat konsultasi tidak diambil sepihak oleh DPR.
"Rapat konsultasi tidak dibatalkan, DPR tidak pernah membatalkan. Tapi karena telah menunggu lama dan pemerintah tidak memberikan jawaban atas surat dari DPR maka rapat konsultasi tidak jadi," ungkap Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi saat dihubungi okezone, Kamis (22/5/2008).
Yuddy sendiri menegaskan bahwa kabar tidak adanya jawaban pemerintah atas surat undangan resmi yang disampaikan oleh DPR tersebut langsung dari ketua DPR Agung Laksono pada hari Selasa 20 Mei.
"Kemarin saya dapat info dari Agung Laksono katanya tidak ada jawaban, harusnya hari ini," tandasnya.
Namun dengan tidak adanya respon pemerintah tersebut DPR belum memberikan desakan lebih lanjut kepada pemerintah. Menurut Yuddy, surat resmi tersebut sebenarnya sudah merupakan desakan kepada pemerintah untuk mempertanyakan keputusan yang dinilai memberatkan rakyat tersebut.
(hri)
NEWS TICKER :

