JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organda meminta agar pemerintah daerah di seluruh Indonesia segera melakukan penyesuaian tarif angkutan umum setelah pemerintah menaikkan harga BBM pekan lalu.
Jika tidak, DPP Organda tidak bisa menjamin tidak akan ada aksi mogok para supir angkutan.
"Saya tidak jamin tidak ada mogok. Tapi pemda diharapkan segera melakukan dialog dengan organda untuk menentukan penyesuaian tarif," kata Ketua Umum DPP Organda Murphy Hutagalung usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (28/5/2008).
Murphy juga menekankan bahwa berbagai aksi mogok yang terjadi di banyak daerah merupakan dampak dari belum adanya kebijakan pemda setempat untuk segera menentukan tarif baru untuk angkutan umum. Kenaikan tarif diusulkan sebesar 20-30 persen untuk angkutan umum dalam kota dan 15 persen untuk angkutan antar propinsi.
"Mudah-mudahan setelah pertemuan ini akan ada penyesuaian. Jika ada yang menaikkan lebih dari itu tentu akan ada sanksi," ujarnya.
(uky)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad