JAKARTA - Dunia politik dinilai mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso seperti praktek perdagangan. Aksi lempar-lempar bola kini juga tengah dilakukan beberapa partai untuk mencari calon yang pas untuk dijadikan sebagai kandidat presiden pada 2009 mendatang.
"Itu sudah biasa, politik ya seperti itu, dagang sapi. Sekarang biru, lusa bisa kuning itulah politik. Saya juga sedang belajar habis-habisan," ujar Sutiyoso saat menghadiri Seminar Nasional 100 Tahun Kebangkitan Nasional dan 10 Tahun Reformasi di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (31/5/2008).
Sutiyoso mencontohkan, salah satu partai yang sedang melakukan aksi lempar bola adalah Partai Amanat Nasional (PAN) yang sempat menawarkan pada dirinya untuk menjadi calon presiden yang diusung oleh partainya.
"PAN sekarang ini dia kan lempar-lempar bola, lempar ke saya, setelah itu lempar ke Sultan lalu sekarang ditangkap sendiri. Ibaratnya kan begitu." jelasnya.
Bang Yos sapaan akrab Sutiyoso mengatakan kesungguhan parpol untuk meminang seseorang akan terlihat setelah pemilu legislatif usai. Proses dukung mendukung pun akan tetap berjalan lewat mekanisme rapimnas partai.
"Saat ini baru omong-omong doang, lagi pusing karena tentara nggak bisa berpolitik. Tapi kita tahu lah politik itu seperti apa. Saling senyum-senyum, saling lirik padahal belum tentu cinta," katanya sambil mesam-mesem.
Meski demikian ia tetap yakin akan mendapatkan dukungan dari partai-partai baru yang telah dinyatakan lolos dalam verifikasi administrasi KPU. Dari 12 partai pendukung Sutiyoso ada yang tidak lolos verifikasi namun masih ada lima yang lolos. Diantaranya Partai Republikan, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Pemersatu Bangsa, dan Partai Kongres. (lut)(fit)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad