News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


SKB Ahmadiyah Tak Bisa Jadi Alasan Kekerasan

Selasa, 3 Juni 2008 - 18:31 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Siswanto - Okezone

JAKARTA - Proses pembahasan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang sedang dilakukan pemerintah, tidak dapat menjadi alasan bagi sekelompok muslim untuk menjustifikasi kebenaran atas tindakan kekerasan terhadap Jamaah Ahmadiyah Indonesia.

"Lho karena pemerintah memang harus memikirkan dalam-dalam, bagaimana keputusan yang baik, kan begitu. Tapi tidak ada hak warga negara, karena pemerintah sedang memprosesnya, kemudian warga negara melakukan kekerasan terhadap warga lain, tidak ada itu," kata juru bicara Presiden SBY, Andi Mallarangeng kepada wartawan di depan gedung Bina Graha Sekretariat Negara Jalan Veteran, Selasa (3/6/2008).

Andi menegaskan, kekerasan terhadap warga negara lain tidak diperkenankan. "Tidak boleh dibiarkan dalam negara hukum," katanya.

Mengenai sikap presiden terhadap pembubaran ormas FPI, Andi tidak dapat menjelaskannya. "Tanya ke Menkopolhuk dan HAM. Itu teknis sekali karena ada pasal-pasalnya," kata dia.

Andi mengaku, dirinya tidak berkompetan untuk berbicara mengenai pembubaran FPI.

"Saya bicara dalam prinsip-prinsip dasar dalam negara hukum. Warga negara itu kedudukannya sama dalam hukum dan pemerintahan. Tidak ada warga negara lain berhak lakukan tindakan kekerasan terhadap lainnya," pungkasnya. (ase)(uky)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4