JAKARTA - Sekira lima ribu santri ponpes Al-Ashriyyah Nurul Iman, Parung Bogor yang tergabung dalam Front Pemuda Penyelamat Bangsa (FPPB) mendesak pemerintah untuk membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI).
Permintaan ini dideklarasikan melalui apel siaga yang di gelar sore tadi yang dipimpin langsung oleh pemilik ponpes Al-Ashriyyah Nurul Iman Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syeh Abu Bakar.
"Kita usung satu pemahaman, membubarkan FPI. Kalau pemerintah tidak bisa membubarkan, kami akan bersama ormas yang tidak menginginkan FPI akan melakukannya," tegas Ketua FPPB Fuad Al Anshori saat berbincang dengan okezone, Jakarta, Selasa (3/6/2008).
Desakan pembubaran FPI, dikatakannya, karena ormas Islam tersebut dinilai telah mencederai umat islam seluruhnya. Menurutnya, berbagai tindakan kekerasan yang dilakukan FPI, menjadi pemicu pecahnya umat islam dan sesama bangsa.
"Kejadian yang di Monas merupakan puncak kekerasan FPI yang harus dihentikan," ungkapnya.
Rekomendasi pembubaran FPI akan disampaikan kepada pemerintah dalam waktu dekat ini. "Secepatnya kita akan rekomendasikan. Saat ini, kita masih terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak," katanya. (ase)
(uky)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan