News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


GP Ansor DIY Kutuk Keras Insiden Monas

Rabu, 4 Juni 2008 - 15:06 wib
text TEXT SIZE :  
Share

YOGYAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor DIY melihat bahwa kasus penyerangan Laskar Pembela Islam terhadap peserta aksi Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) 1 Juni lalu di Monas merupakan betuk penganiayaan dan pengkhianatan terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Negara yang menjunjung tinggi semangat kebhinekaan. Selain itu tindakan tersebut sekaligus memperlihatkan adanya tindakan tidak bermoral dan tidak mencerminkan ajaran Islam.
 
"Tindakan kemarin FPI di Monas menunjukkan kepada kita bahwa mereka itu jelas tidak punya moral, tidak mencerminkan ajaran Islam dan mengkhianati Pancasila yang mengakomodir kebhinekaan," kata Wakil Ketua GP Ansor DIY Arief Fauzi Marzuki dalam pernyataan sikapnya di kantor DPW NU DIY, Rabu (4/6/2008).
 
Menurut GP Ansor DIY lanjut Arief, terkait sikap represif FPI tersebut mereka mengutuk keras dan mendesak kepada Presiden SBY untuk mengambil sikap tegas terhadap ormas-ormas yang senang dan terbukti sering melakukan aksi-aksi kekerasan ini.
 
"Prinsip kita bukan FPI-nya sih, tapi sikap kekerasan itu yang tidak bisa dibenarkan," katanya.
 
Di sisi lain, GP Ansor DIY juga mengimbau kepada seluruh elemen NU di seluruh Indonesia dan DIY khususnya agar  menahan diri dan tidak mudah terpancing dengan provokasi dari pihak mana pun. Apalagi beberapa waktu lalu sempat terjadi kesalahpahaman antara anggota Banser dengan FPI DIY yang mengakibatkan 5 anggota Banser DIY mendapat perlakukan kasar dan pemukulan dari anggota FPI.
 
"Jangan sampai terjadi aksi anarkis di kemudian hari. Kita galakkan gerakan cinta damai dan bisa menahan diri untuk tak mudah terpancing provokasi pihak mana pun," jelasnya. (Satria Nugraha/Trijaya/mbs)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 05 Juli 2009 07:10 wib

    Pagi Cerah Sambut Warga Jakarta

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:50 wib

    Lalin Menuju Kampus UI Macet 3 KM

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:19 wib

    Masa Tenang Pilpres, Jakarta Sepi Unjuk Rasa

  • Minggu, 05 Juli 2009 01:12 wib

    Jenazah Korban Aviastar Kado Pahit Ultah Istri

  • Sabtu, 04 Juli 2009 23:28 wib

    Hasil Ujian Nasional SLTP di Sleman Tertinggi Se-DIY

  • o3 o4