News Ticker
  • RI Keluar dari Daftar Penerbit Obligasi Berisiko
  • KPK Jadwalkan Periksa Bos Artha Graha Andy Kasih
  • 6 Siswa Tersesat di Gunung Gede Ditemukan Selamat
  • Sepak Bola : Hamburg Resmi Pinang Ze Roberto
  • Pemkab Bangkalan Larang Sekolah Pungut Uang Gedung
  • Juni, 473 Ribu Pekerja di Amerika Serikat Kena PHK
  • Pascalongsor, Jalur Riau-Sumbar Masih Dialihkan
  • Bulan Depan, Jamrud Luncurkan Album The Best
  • Pegadaian Catat Obligasi Rp1,5 T di BEI Hari Ini
  • Korban Tewas Flu Babi di Thailand Capai 5 Orang
o1 o2

News


Setjen DPR & BURT Silang Pendapat Soal Website

Senin, 16 Juni 2008 - 02:07 wib
text TEXT SIZE :  
Share

JAKARTA - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR silang pendapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) soal proyek pengadaan website seniali Rp 600 juta. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Nining Indra Saleh mengaku proyek tersebut sesuai prosedur. Menurut dia, tender proyek tersebut dilakukan secara terbuka pada 19 November 2007, dengan mengikutsertakan tujuh perusahaan.

"Ke luar sebagai pemenang, CV Insani Sarana Mandiri dengan harga terendah Rp567,6 juta. Sedang pengoperasian webesite itu dimulai 3 Januari 2008,? ujarnya.

Namun anggota BURT Syafrin Romas menyatakan, pernyataan Sekjen hanya menyebutkan sebatas peserta tender dan pemenang tender. Tapi soal kapan dan di mana tender itu diumumkan, belum disebutkan. Syafrin juga menyatakan keheranannya. Karena ia sendiri belum diperlihatkan bukti oleh Sekjen kalau tender proyek website itu sudah sesuai prosedur.

"Saya belum paham masalah ini dengan utuh. Seharusnya kami di BURT semuanya diberi data lengkap. Agar mudah untuk mengawasi dan menjelaskannya ke publik. Tapi ini tidak. Cuma diberitahukan beres saja,? kata anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) ini.

Menurut dia, BURT berfungsi sebagai pengawas semua kegiatan yang dilakukan Setjen DPR. Karena itu, apabila ada sesuatu yang dinilai tidak beres dan berkembang luas di masyarakat, BURT bisa memaksa sekjen DPR menjelaskan ke publik secara jujur. Syafrin menambahkan, dalam rapat BURT dengan Setjen DPR, pihaknya sudah menanyakan kepada pimpinan proyek (pimpro) Setjen DPR soal website.

Jawabannya hanya beres tidak ada persoalan, semuanya dilakukan sesuai ketentuan. Tetapi kenyataanya sampai saat ini ia belum diberikan data lengkap, termasuk pengumuman tender itu melalui surat kabar apa dan kapan?

"Tender itu kalau sudah dinyatakan terbuka, harusnya memang ada pengumuman melalui surat kabar nasional. Karena saya belum diberitahu, maka kami tunggu kebenaran masalah ini,? ujar Syafrin. (Ahmad Baidowi/Sindo/fit)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar




o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Minggu, 05 Juli 2009 07:10 wib

    Pagi Cerah Sambut Warga Jakarta

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:50 wib

    Lalin Menuju Kampus UI Macet 3 KM

  • Minggu, 05 Juli 2009 06:19 wib

    Masa Tenang Pilpres, Jakarta Sepi Unjuk Rasa

  • Minggu, 05 Juli 2009 01:12 wib

    Jenazah Korban Aviastar Kado Pahit Ultah Istri

  • Sabtu, 04 Juli 2009 23:28 wib

    Hasil Ujian Nasional SLTP di Sleman Tertinggi Se-DIY

  • o3 o4