JAKARTA - Polda Metro Jaya tidak mau menanggapi sayembara yang diadakan Forum Betawi Rempug (FBR), dengan menawarkan imbalan RP150 juta kepada aparat polisi yang mampu menangkap 'pria misterius' pembawa senjata api dalam apel akbar AKKBB di Monas pada 1 Juni lalu.
"Kita tidak nanggapi. Jagan buat berita enggak mendidik. Itu berita yang tidak mendidik, buat berita yang positif lah," ujar Humas Polda Metro Jaya Kombes Ketut Untung Yoga saat dihubungi okezone di Jakarta, Senin (23/6/2008).
Bahkan saat ditanya apakah polisi sudah menemukan oknum yang membawa pistol, Untung Yoga langsung menutup teleponnya, tak mau berkomentar lebih jauh.
Sebelumnya, FBR menggelar sayembara kepada masyarakat umum dan aparat ke polisian untuk menemukan pria misterius yang membawa senjata dalam apel akbar AKKBB pada I Juni lalu. Bagi masyarakat yang bisa menemukan pria misterius itu akan dikasih imbalan Rp100juta. Sedangkan aparat polisi yang mampu membekuk pria itu akan mendapat imbalan Rp150 juta. Pria misterius itu diduga kuat sebagai provokator dalam tragedi insiden Monas.
Â
(uky)
Berita Terkait 'Bentrok FPI-AKKBB'