JAKARTA- Para pelaku tindak anarkis di depan UNIKA Atma Jaya di Jalan Jenderal Sudirman tidak satupun berasal dari anggota internal kampus, baik mahasiswa maupun alumni.
"Kami yakin tidak ada anak Atmajaya yang ikut dalam aksi anarkis itu. Karena kami saat ini sedang melaksanakan ujian akhir. Sudah saya cek ke senat dari setiap fakultas dan juga alumni," ujar Humas UNIKA Atma J aya Putu Ari Setia Dewi saat dihubungi okezone, Selasa (24/6/2008).
Dari pantauan Putu di pos satpam UNIKA Atma Jaya, pintu gerbang kampus telah ditutup rapat untuk menghindari para oknum masuk ke dalam lingkungan kampus. Saat ini pihak brimob telah datang untuk mengamankan aksi yang terjadi di kawasan Jalan Jendral Sudirman tersebut.
"Brimob sudah berada di lokasi. Sekarang sudah agak tenang. Tadi sore terlihat pelaku demo mengenakan jaket almamater. Tapi sekarang sepertinya berbagai kalangan sudah bercampur baur," terang Putu.
Kini, lanjut Putu suasana sekitar kampus masih penuh dengan semprotan gas air mata. Bahkan dua karyawan UNIKA Atma Jaya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Jakarta karena terkena semprotan gas air mata.
"Dua karyawan kami kena gas air mata, tapi sudah dibawa ke Rumah Sakit Jakarta. Kami yakini sekali lagi, total mahasiwa kami 13.000an tidak ada yang terlibat dalam aksi itu. Karena biasanya kalau ada demo mahasiswa mereka selalu lapor ke kita," tandasnya. (lut)
(fit)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan